4 Perusahaan Peninggalan Jack Ma Di Indonesia

Pendiri e-commerce terbesar di China dan dunia, Jack Ma mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Chairman Alibaba. Kabarnya, Jack Ma ingin memilih menjadi seorang filantropi dan menyerahkan kendali Alibaba kepada CEO yang ia pilih, Daniel Zhang Chief Financial Officer Alibaba. Jack Ma juga meninggalkan beberapa perusahaan di Indonesia loh.

Jack Ma Sosok fenomenal yang mengatakan pernah di tolak oleh KFC ini, mengumumkan secara resmi untuk meninggalkan kerajaan bisnisnya. Perpisahan dilakukan di sebuah Stadium di Kota Guangzhou, yang juga kota Jack Ma mendirikan Alibaba bersama 17 orang lainnya tersebut.

Saat mengumumkan pengunduran diri, Alibaba sudah menjadi perusahaan e-commerce terbesar dengan nilai 460 US dollar. Alibaba juga yang mengantarkan Jack Ma menjadi orang terkaya di negeri tirai bambu bahkan menjadi miliarder dunia.

Mungkin Anda tidak begitu kenal dengan sosok Jack Ma dan belum pernah berjumpa. Namun, tak banyak yang tahu. Kalau Jack Ma beberapa kali datang ke Indonesia dan melihat potensi besar UKM (Usaha Kecil Menengah) di Indonesia hingga melakukan investasi di beberapa perusahaan Indonesia.

Pergerakan bisnis Alibaba dibawah kepemimpinan Jack Ma telah merambah ke Indonesia sejak 2015. Alibaba melakukan investasi, merger, ekspansi hingga melakukan akuisisi beberapa perusahaan di Indonesia. Kehebatan Jack Ma, ia dapat melihat potensi yang besar di Indonesia dengan menjadikan Indonesia sebagai salah satu negera ekspansi dari Alibaba.

Beberapa Perusahaan di Indonesia yang Mendapatkan Modal dari Alibaba

Lazada

Di tahun 2016, Alibaba secara mengejutkan menyatok 67% saham Lazada dengan nilai valuasi senilai US$ 1 miliar atau sekitar Rp 14,9 triliun. Akuisisi tersebut membuat Alibaba menjadi pemegang mayoritas saham Lazada.

Setahun kemudian, Alibaba kembali menyuntikan dana segar ke Lazada dengan nilai US$ 1 miliar untuk menguasai pasar e-commerce di Asia Tenggara. Sedangkan di 2018, Alibaba kembali menyuntikan dana di Lazada US$ 2 miliar. Sebelum melakukan investasi, Alibaba sudah memiliki 83 % saham di Lazada.

Akuisisi Tokopedia

Demi meraih pasar e-commerce di Indonesia. Alibaba akhirnya menyuntikan dana ke Martketplace terbesar di Indonesia, Tokopedia dengan nilai US$ 1,1 miliar di 2017. Investasi tersebut menjadikan Alibaba sebagai pemilik minoritas saham Tokopedia. Akuisisi yang dilakukan Alibaba untuk mengembangkan mitra Tokopedia di seluruh daerah di Indonesia agar bisa menjual produknya keluar Indonesia.

Kerjasama dengan J&T Express

Demi menjangkau para UKM pertanian, makanan, minuman, furniture, dan kerajinan tangan. Alibaba mengandeng J&T Express sebagai rekanan untuk sosialisasi service Alibaba di Indonesia dengan meluncurkan J&T Alibaba. Alibaba tidak menjadikan J&T Express sebagai mitra logistic.

Fintech DANA

Di akhir tahun 2018 muncul salah satu fintech DANA atau Dompet Digital Indonesia. Perusahaan open platform ini digadang-gadang menjadi salah satu perusahaan yang dimiliki oleh Alibaba di bawah naungan Allipay, perusahaan fintech milik Alibaba dengan investor mayoritas merupakan EMTEK Grup.

Isu bahwa DANA dimiliki oleh Allipay terus bergulir, sebab DANA di nakhodai oleh Vincent Henry Iswaritioso, Country Head Alipay Indonesia. Namun pihak DANA tidak mengakui bahwa ada modal dari Alipay. DANA hanya mengadopsi teknologi yang dimiliki oleh Alipay.

Itulah beberapa perusahaan yang berada di bawah naungan Alibaba yang dimiliki oleh Jack Ma di Indonesia. Jack Ma menjadi salah satu sosok yang menjadi panutan para pebisnis. Kerja keras selama 20 tahun, berhasil membawanya menjadi orang terkaya di China hingga dunia.

Buat para Accurate Digital Partner, Kamu harus bisa menjadi seperti Jack Ma dan memiliki motivasi tinggi seperti Jack Ma. Di kala muda Jack Ma menjadi seorang yang selalu ingin banyak tahu dan selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik untuk menggapai kesuksesan.

Iskandar Rumi
Iskandar Rumi
Mantan wartawan yang hijrah menjadi SEO writer & content writer