3 Cara Memasarkan Produk Secara Online Di Awal Jualan

Memasarkan produk secara online tampaknya menjadi sesuatu yang cukup sulit. Apa lagi jika kamu menganggap diri kamu gaptek, gak ngerti inilah, gak ngerti itulah. Tapi tenang saja, kali ini Accurate.partners akan membahas bagaimana memasarkan produk secara online di awal jualan online pertama kali. Atau bagi Anda yang sedang ‘hijrah’ dari jualan offline ke online, baca artikel hingga tuntas agar tidak salah paham.

Pemasaran lewat online sedang naik daun dalam beberapa tahun ini, bahkan orang yang menjual hingga memasarkan produk secara online semakin banyak. Hal ini dikarenakan jumlah pengguna internet aktif terus tumbuh setiap tahun. Di Indonesia saja, mencapai lebih dari 170 juta penduduk. Lebih dari setengah penduduk Indonesia bermain internet loh.

Sebenarnya memasarkan produk dengan channel online cukup mudah. Anda bisa berjualan di sosial media hingga marketplace. Kurang dari 30 menit setelah membaca artikel ini, Anda sudah bisa memasarkan produk hingga mendapatkan konsumen. Tetapi semua tetap ada teknik yang harus Anda lakukan.

Di kesempatan kali ini, kita akan membahas beberapa teknik pemasaran online yang jarang dilakukan oleh sebagian besar pelaku bisnis online. Karena, banyak penjual online yang jualan hanya sekedar ikut-ikutan, tapi tidak tahu ilmunya. Hingga jualan online berbulan-bulan tidak juga mendapatkan closing. Kali ini kita akan membahas tips sederhana memasarkan produk online.

Bangun Pondasi Jualan Online

Sebelum Anda memasarkan bisnis online, Anda harus memiliki pondasinya terlebih dahulu. Sama seperti mendirikan rumah, agar rumah tersebut kokoh harus dibangun pondasi. Begitupun bisnis online. Anda harus membangun pondasi yang layak dan sesuai untuk bisnis online Anda.

Bagaimana membangunnya? Pertama yang harus Anda lakukan, Anda harus tahu ingin jualan di media apa. Bisnis online memang bisa dijual dimana saja dengan berbagai channel. Namun, jika Anda pemula Anda bisa fokus dengan satu channel yang ada.

Untuk awal, Anda bisa membangun pondasi melalui marketplace atau media sosial. Pilihan ada di tangan Anda, kira-kira Anda ingin mulai dimana dahulu. Jika Anda masih bekerja sebagai karyawan, tetap fokus pada satu channel terlebih dahulu.

Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Semua tergantung kepada Anda mana yang lebih familiar dan mudah Anda jalankan terlebih dahulu. Bisnis online tidak semudah yang Anda bayangkan. Karena kemudahan memasarkan produk secara online sekaligus kutukan untuk Anda, persaingan berat.

Persaingan bisnis online saat ini memang cukup berat, karena persaingannya sudah berat. Data Tokopedia saja menyebutkan, para seller di platform marketplace tersebut sebanyak 2,7 juta merchant. Bukalapak memiliki 4 juta pelapak data yang dikutip Dailysocial.id. Belum lagi, total penjual online yang berdiri sendiri di media sosial maupun website mereka sendiri. Tentunya, banyaknya pesaing di online, mengharuskan Anda untuk menerapkan strategi yang efektif.

Kenali Target Pasar

Meskipun pemasaran online, bukan berarti harus menyasar semua orang untuk menjual produk Anda. Tetap, Anda harus memiliki segmen pasar tersendiri yang cocok dengan produk Anda. Sehingga Anda harus menentukan dan menemukan target pasar Anda untuk menjual produk.

Untuk mengenali target pasar, cobalah untuk melakukan riset kecil-kecilan. Riset harus bergantung dengan produk yang Anda jual. Anda bisa menggunakan tools gratisan yang tersedia di internet, seperti Google trend untuk mengetahui tren apa yang sedang disukai.

Selain tren, Anda bisa masuk ke berbagai komunitas yang mana kira-kira itu target pasar Anda. Misal, Anda merupakan Accurate Digital Partner (ADP), target pasar Anda adalah para pelaku usaha. Baik itu para pemilik perusahaan atau pemilik UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah).

Dengan begitu, Anda harus mendatangi tempat berkumpul para pengusaha. Kalau Anda jualan hanya online, cobalah masuk ke komunitas-komunitas pengusaha. Biasanya, mereka memiliki komunitas hingga organisasi khusus bisnis mereka. Seperti para pengusaha angkutan darat, mereka memiliki perhimpunan yang dinamakan Organda (Organisasi Angkutan Darat). Pengusaha laundry memiliki perhimpunan yang dinamakan dengan APPJABI (Asosiasi Pengusaha dan Pekerja Jasa Binatu).

Ada banyak tempat untuk bertemu calon konsumen. Jika Anda ingin jualan pakaian muslim, tentunya Anda tahu kemana harus Anda menjual produk-produk tersebut. Dengan mengenali target pasar, akan memudahkan Anda untuk menjual produk atau jasa.

Promosikan

Setelah kedua hal tersebut dilakukan, sekarang waktunya promosi. Setelah semua sudah siap, channel sudah ada, target pasar sudah ada. Kini waktunya promosi. Promosi bukan sekedar memberikan diskon kepada para calon konsumen. Tetapi promosi dilakukan untuk mengenalkan produk yang Anda jual kepada calon target market Anda.

Berhubung, pembasahasan kita hari ini mengenai memasarkan produk secara online. Maka promosi yang akan kita bahas pun melalui online. Ada banyak cara mempromosikan online yang bisa teman-teman lakukan. Apa saja cara promosinya.

Promosikan via Instant Message

Tidak ada salahnya jika Anda memulai promosikan usaha Anda melalui grup yang ada di Instant Message Anda. Mungkin, Anda memiliki banyak grup di WhatsApp, Anda bisa mengirimkan informasi mengenai usaha Anda di grup WhatsApp.

Ets, tunggu dulu. Jangan asal kirim. Meskipun via WhatsApp Anda harus tetap menggunakan kata-kata promosi yang bisa menarik pembeli. Hingga membuat banyak yang tertarik untuk membeli produk Anda. Ada banyak channel instan message, selain WhatsApp mungkin Anda juga bisa masuk ke channel di Telegram untuk promosikan bisnis Anda.

Ada satu hal yang harus saya sampaikan kepada teman-teman, saat mempromosikan jualan di grup WhatsApp, terlebih jika itu grup WhatsApp rekan-rekan dekat. Siap-siap Anda mendapatkan ejekan, dan hal-hal yang tidak enak lainnya. Namun jangan terlalu pikirkan, jalankan saja semuanya dengan tenang dan baik.

Promosi via Sosial Media

Anda juga bisa mempromosikan bisnis Anda di sosial media. Ada beberapa sosial media saat ini yang cukup tren, yakni Instagram dan Facebook. Dan juga kabarnya TikTok telah menjadi media sosial yang bisa digunakan untuk promosi. Namun belum semua produk bisa di promosikan di TikTok, Anda bisa menyesuaikannya.

Mengapa di Sosmed? Kenapa Sosmed saat ini menjadi salah satu promosi yang paling efektif, hampir seluruh pengguna internet di Indonesia mengakses media sosial setiap hari. Dan juga mungkin target market Anda berada di media sosial.

Saat ini, jika Anda mau memasang iklan di facebook atau instagram, Anda bisa langsung menyasar target pasar Anda sesuai karakter mereka. Ini cukup menarik, kita tidak akan membahas disini. Karena untuk memasang iklan di facebook dan instagram pembahasannya cukup panjang.

Mungkin 3 tips sederhana diatas bisa Anda terapkan dalam memasarkan produk secara online. Sebenarnya masih banyak cara lain, tapi akan kita ulas di lain kesempatan. Saat ini fokus Anda cukup di tiga cara di atas itu terlebih dahulu. Semoga artikel ini bisa membantu Anda untuk memasarkan bisnis dan mendapatkan banyak closing.

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment