29.3 C
Jakarta
April 22, 2021
Insight

3 Hal Ini Akan Terjadi Apabila Milenial Menjadi Penggerak Ekonomi Indonesia

e-book

Tahun 2020 menjadi awal yang cukup baik bagi Indonesia, populasi milenial Indonesia mencapai 34% dari total masyarakat Indonesia. Bahkan beberapa perusahaan, telah meletakan generasi milenial pada posisi penting. Hal ini menjadi salah satu peluang bagi Indonesia yang memiliki bonus generasi milenial cukup besar, apa dampaknya jika milenial menjadi penggerak ekonomi Indonesia?

Generasi milenial merupakan potensi, Indonesia diuntungkan akan hal ini. Bahkan, saat ini hampir semua sektor industri menyasar milenial sebagai calon prospek mereka. Segala pendekatan, dan strategi marketing diarahkan untuk menyasar generasi kelahiran 1981-1996.

Saat ini perusahaan-perusahaan teknologi atau bahasa kerennya Start Up lebih banyak mempekerjakan milenial di kantor mereka. Banyak yang memperkirakan, bahwa milenial akan menjadi penentu masa depan Indonesia. Jangankan Start Up, perusaahan konvensional pun sudah mulai mempekerjakan milenial. Hingga lingkup Pemerintahan sudah mulai diisi oleh milenial.

Berikut beberapa potensi yang ditimbulkan apabila milenial menjadi penggerak ekonomi Indonesia.

Pertumbuhan Ekonomi  Digital

Dampak yang paling terlihat, dengan potensi milenial yang dimiliki di Indonesia, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia akan tumbuh lebih besar. Terbukti, saat ini perusahaan-perusahaan berbasis teknologi dikuasai atau didirikan oleh anak muda.

Sebut saja, Tokopedia yang didirikan oleh William Tanuwijaya pada 2009 yang mendirikan Tokopedia saat usianya masih 28 tahun, milenials banget kan? Selain William ada juga Achmad Zaky yang mendirikan Bukalapak di 2010, ketika usianya 24 tahun.

Selain keduanya, ada Ferry Unardi pendiri Traveloka saat usianya 24 tahun, Nadiem Makarim mendirikan Gojek saat usianya 26 tahun. Masih banyak milenial lain yang menggerakan ekonomi digital yang tak mungkin kita bahas di artikel ini.

Penulis ingin mengatakan, kekuatan ekonomi digital akan ada di tangan milenial. Merekalah yang menguasai teknologi dibandingkan generasi di atasnya. Milenial mampu membangun bisnis hanya memanfaatkan hobi memainkan gadget dan kedekatan pada internet. Luar biasanya, milenial dianggap mampu membangun komunitas dari gadget.

Dengan jumlah milenial yang luar biasa saat ini, Indonesia berpotensi untuk memiliki ekonomi digital yang tumbuh lebih besar. Sudah di prediksi, Indonesia akan menjadi pasar e-commerce besar di kawasan Asia dalam pertumbuhan e-commerce. Transaksi e-commerce di Indonesia cukup besar dibandingkan dengan Negara-negara lain di ASEAN.

Munculnya Ide-Ide Baru Di Setiap Bidang Industri

Bonus demografi pada 2025-2030, membuat Indonesia memiliki peluang besar untuk maju dalam segala industri. Hampir semua industri, yang di isi anak-anak muda selalu menampilkan ide-ide baru dan cara baru untuk memecahkan setiap masalah. Bahkan ide-ide itu tidak pernah terlihat sebelumnya.

Milenial dianggap sebagai generasi yang dekat dengan teknologi. Kedekatan dengan teknologi, terkadang tidak hanya membawa mereka kepada sisi negatif saja. Melainkan juga menghadirkan ide-ide baru yang dulu tidak pernah terpikirkan.

Sebut saja, saat ini untuk mendapatkan tiket pesawat, Kamu tidak perlu pergi ke bandara atau melalui travel. Kamu bisa melakukan semuanya hanya dari smartphone.

Belum lagi, untuk mencari uang, Kamu tidak perlu lagi harus mencari kesana-kemari, karena kamu bisa menjadi Accurate Digital Partner sebagai mitra pemasaran produk Accurate Online. Sebagai mitra, kamu cukup memasarkan produk-produk Accurate Online secara online, baik melalui sosial media maupun melalui instant messenger. Mau tau lebih jauh tentang Accurate Digital Partner? Cek disini!

Membantu Mengurangi Kemiskinan

Potensi bonus demografi milenial bagi Indonesia, salah satunya mengentaskan kemiskinan. Milenial adalah generasi yang senang mencari uang dengan berbagai cara. Mereka, lebih senang untuk memulai sebuah bisnis, meskipun mereka sudah memiliki pekerjaan di perusahaan. Ini menjadi salah satu contoh penggerak ekonomi Indonesia.

Photo: by by madzindia. Stockvault.net

Milenial, selalu memunculkan bisnis-bisnis baru. Dari bisnis yang mereka bangun, bisa membuka lapangan-lapangan kerja yang mampu menyerap orang-orang sekitar. Dengan begitu, hal ini akan membantu berkurangnya pengangguran serta kemiskinan.

Banyak program-program yang dihadirkan oleh milenial dan bisa dilakukan oleh semua kalangan di tempat mereka bekerja. Anggap saja kehadiran Gojek dan berbagai layanan yang tersedia di satu aplikasi Go-Jek itu sendiri. Layanan yang tersedia mampu menolong banyak orang dan menghadirkan lapangan-lapangan pekerjaan baru. Seperti Go Life, Go Clean, Go Massage, dan layanan lainnya.

Sama halnya seperti Accurate Digital Partners yang mampu membantu untuk mengentaskan kemiskinan. Karena semua orang bisa bergabung menjadi Accurate Digital Partner. Dengan bergabung menjadi Accurate Digital Partner, setiap mitra bisa mendapatkan penghasilan minimal Rp 400 ribu setiap bulan dari menjual produk Accurate Online.

Bonus demografi milenial di Indonesia, membantu Indonesia untuk lebih maju dibandingkan Negara-negara lainnya. Bonus demografi milenial yang hampir sepertiga bahkan bisa mencapai angka 50% di tahun 2025 sangat menguntungkan Indonesia. Peran milenial cukup besar untuk membantu kemajuan Negara dan pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

Artikel Terkait

Sistem Ekonomi Tradisional: Definisi, Ciri-Ciri, dan Pasar yang Masih Menjalankan

rumi

14 Cara Menjadi Pengusaha Sukses di Usia Muda

rumi

Apa itu Ekonomi : Contoh Kegiatan Ekonomi dan Pelaku Ekonomi

rumi

Leave a Comment