31.2 C
Jakarta
August 5, 2021
Tips & Trick

6 Cara Mengatur Keuangan Pribadi Agar Tidak Bokek Di Pertengahan Bulan

e-book

Judul artikel ini, tampaknya akan membuat Anda terkejut. Mengungkapkan kata-kata “Mengatur Keuangan pribadi” merupakan aktivitas yang cukup mudah dilakukan. Tapi bagaimana menerapkannya, apakah mudah juga? Kayaknya banyak yang bilang “tidak.” Banyak orang yang gagal mengelola keuangan pribadi, meskipun mereka memiliki pendapatan yang besar.

Punya gaji besar atau pendapatan besar, tetapi tidak bisa mengelola dengan baik tentu itu merepotkan. Terlebih, 3 hari setelah gaji di terima, rasanya uang di tabungan sudah tinggal sedikit atau kalau dihitung-hitung hanya mampu untuk satu Minggu ke depan.

Belum lagi, kalau sudah pertengahan bulan sudah sibuk mencari pinjaman sana sini untuk memenuhi kebutuhan hingga Anda gajian lagi. Kalau hal ini terjadi setiap bulan tentu ada yang salah dalam pengelolaan uang pribadi. Kemana larinya uang Anda? Ibarat kata orang, “gaji Cuma numpang lewat.”

Kali ini kita akan membahas bagaimana mengatur keuangan pribadi, agar setiap akhir bulan tidak merasa bokek dan tidak terpengaruh untuk meminjam uang kesana sini. Mending mengandalkan apa yang ada.

Baca Juga : Stop! 7 Gaya Hidup yang Mengancam Keuangan Masa Depan

Catat dan Anggarkan

Pertama yang harus Anda lakukan ketika mendapatkan uang, baik gaji maupun penghasilan lain adalah dengan melakukan penganggaran dengan baik. Anda bisa mencatat dan menganggarkan sejumlah uang yang Anda miliki. Caranya cukup mudah.

Anda cukup mencatat uang yang akan Anda keluarkan dan Anda manfaatkan untuk kebutuhan Anda. Untuk itu, cobalah buat anggaran agar memudahkan dalam mengelola keuangan pribadi. Caranya : catat alokasi wajib,tuliskan berapa dana tabungan, dana darurat, catat anggaran belanja, tuliskan anggaran transportasi, anggaran donasi, dan orang tua. Semua harus tertulis dengan baik.

Bukan sesuatu yang sulit dalam mencatat setiap uang yang Anda miliki. Anda bisa memulai mencatat berapa pemasukan bulanan Anda dan berapa pengeluaran Anda haruslah dicatat dengan baik. Dengan adanya catatan anggaran, Anda bisa melakukan kontrol keuangan dengan baik.

Pada umumnya, untuk kebutuhan pokok Anda harus menyisihkan 50% dari total pemasukan yang Anda miliki. Jadi ini wajib disisihkan. Sisanya silahkan di alokasikan untuk hal lainnya.

Keluarkan Uang untuk Menabung Sebelum Belanja

Kesalahan yang paling sering terjadi pada semua orang. Saat mereka menerima gaji, mereka segera menggunakan gaji untuk belanja terlebih dahulu. Ketika ada sisa, mereka langsung menabungnya. Kesalahan terbesar orang-orang yang tidak bijak dalam menggunakan uang mereka.

Coba prinsip ini dibalik. Menabung dahulu sebelum belanja. Sehingga Anda memiliki batasan berapa uang yang akan Anda gunakan untuk belanja. Sisihkan minimal 20% dari pendapatan untuk menabung. Cara ini cukup efektif loh agar Anda bisa menabung dan menyimpan dana Anda dengan baik.

Prinsip ini harus Anda terapkan terus menerus. Sehingga memudahkan Anda dalam mengatur keuangan pribadi menjadi lebih bijak untuk dikeluarkan. Jangan sampai Anda malah menyulitkan diri sendiri dalam mengelola keuangan pribadi Anda.

Cara menabung dahulu sebelum belanja juga bisa membantu Anda dalam menyiapkan dana darurat. Daripada Anda hanya menghabiskan dana sekedar untuk berbelanja, mendingan Anda menyiapkan untuk masa depan.

Baca Juga : Pahami! 4 Solusi Manajemen Keuangan Rumah Tangga Demi Keutuhan Pernikahan

Lunasi Hutang Secara Perlahan

Hutang, hal yang menyenangkan juga menjengkelkan bagi setiap orang. Banyak orang memiliki hutang. Kondisi berhutang, terkadang memang menjadi pilihan bagi orang-orang yang sedang kepepet ingin memiliki uang dalam waktu cepat. Padahal, berhutang hanya mendapatkan nikmat sesaat saja, tetapi ketika harus membayar itu memberatkan loh.

Apabila Anda sudah terjebak dalam hutang, coba untuk memiliki niat segera melunasi hutang dan jangan lagi berhutang hanya untuk hal-hal yang konsumtif atau sekedar untuk lifestyle saja. Kendalikan hutang Anda, dan berikan waktu untuk segera melunasi hutang tersebut. Kalau memang harus diangsur, angsurlah hutang Anda hingga memang benar-benar lunas.

Menyiapkan Rencana Keuangan Jangka Menengah Hingga Jangka Panjang

Semua orang butuh rencana keuangan baik untuk saat ini, bulan depan, tahun depan, dan juga dalam jangka panjang. Mengatur keuangan pribadi, salah satunya adalah dengan menyiapkan rencana keuangan jangka panjang. Kebanyakan orang tidak memikirkan masa depan keuangan mereka, tetapi hanya masa kini saja.

Ada beberapa pos yang cukup penting untuk menyiapkan rencana keuangan jangka panjang. Seperti rencana untuk membeli rumah, rencana pembelian kendaraan, hingga menyiapkan biaya pendidikan anak. Semua harus Anda rencanakan dari saat ini untuk kemudahan perhitungan keuangan bisnis Anda di masa depan.

Menghapus Biaya Tidak Perlu

Terkadang ada beberapa biaya yang di keluarkan, meskipun harusnya itu bisa di simpan untuk keperluan lain. Seperti terlalu sering makan di luar, membeli kopi kekinian, tidak membawa air mineral, hingga terlalu banyak jajan cemilan yang sebenarnya tidak perlu.

Terkadang kita sering sekali menghabiskan uang hanya untuk hal-hal yang tidak perlu. Padahal itu bisa digunakan  untuk hal-hal yang lebih perlu mungkin. Anda bisa memulai mengatur keuangan pribadi dengan menghapus biaya yang tidak Anda perlukan.

Menyiapkan Dana Darurat

Jarang sekali memang masyarakat Indonesia dalam menyiapkan dana darurat. Dana darurat sangat penting untuk keberlangsungan keuangan pribadi Anda ke depan. Mulailah dari sekarang untuk menyiapkan dana darurat, dana ini penting untuk kondisi darurat. Bahkan kalau bisa, dana ini jangan Anda ganggu untuk kebutuhan konsumtif.

Dana ini bisa digunakan untuk biaya ketika Anda mengalami sakit, terjadi PHK mendadak, perbaikan rumah, perbaikan kendaraan, hingga penggunaan dana untuk hal-hal lain yang cukup darurat. Tidak ada yang pernah tahu kondisi darurat, sehingga Anda harus menyiapkan dana tersebut dari sekarang.

Sebenarnya mengatur keuangan pribadi bukan menjadi sesuatu yang sulit. Anda bisa menyiapkannya dari sekarang. Tidak perlu memikirkan apa kata orang, cobalah untuk memikirkan jangka panjang, sehingga Anda bisa memanfaatkan dana dengan baik.

Artikel Terkait

6 Hal yang Membuat Milenial Dilema Keuangan

rumi

Hilangkan Sikap Foya Dengan 8 Cara Bijak Menghabiskan Uang

rumi

Pahami! 4 Solusi Manajemen Keuangan Rumah Tangga Demi Keutuhan Pernikahan

rumi

Leave a Comment