27.2 C
Jakarta
October 24, 2020
Lifestyle

7 Strategi Pengambilan Keputusan Dalam Kelompok Cukup Efektif

e-book

Saat Anda menghadapi masalah besar dalam suatu organisasi atau kelompok, tentu keputusan bersama sangat penting. Bagaimana strategi pengambilan keputusan dalam kelompok yang efektif dan mampu diterima oleh seluruh anggota, tentu itu tidak mudah. Banyaknya pemikiran heterogen akan menyulitkan ketua atau penanggungjawab untuk pintar-pintar sebelum mengetuk palu.

Apa lagi jika semua ini berkaitan dengan bisnis yang telah Anda bangun. Meskipun Anda berada di posisi lebih atas, bukan berarti semua anggota kelompok yang notabene mungkin berada di bawah Anda harus mengikuti kata-kata Anda, tetapi Anda harus mampu melakukan secara demokrasi dengan pemikiran terbuka. Cara ini untuk bisa menampung semua aspirasi kelompok.

Pemikiran-pemikiran dari orang-orang dengan pengetahuan tinggi, tidak menjamin bisa menghasilkan keputusan yang lebih baik. Bahkan pendapat para ahli yang salah paham bisa merusak keputusan yang diambil. Kali ini, Accurate.partners akan memberikan Anda strategi pengambil keputusan kelompok yang efektif.

Strategi Pengambilan Keputusan Efektif Untuk Kelompok

Manfaatkan Kelompok Kecil

Ketika Anda melakukan keputusan dengan kelompok-kelompok besar, tentu hasilnya pun akan bias. Akan lebih efektif jika Anda memanfaatkan kelompok-kelompok kecil maksimal 5 orang anggota kelompok dan itu akan lebih mudah dalam mengumpulkan setiap pemikiran. Dibandingkan dengan jumlah anggota kelompok yang luar biasa banyak.

Tentu interaksi dengan sedikit kepala akan lebih mudah dan akan mendapatkan perspektif yang berbeda dengan pandangan lebih luas. Hasil keputusan akan lebih efektif dibandingkan dengan banyak orang. Karena tidak akan lebih banyak pemikiran di dalam kelompok tersebut.

Kumpulkan Orang-Orang yang Memiliki Pemikiran Berbeda

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa grup yang terdiri dari orang-orang dengan pemikiran sama akan menghasilkan keputusan yang bias. Cobalah untuk mengumpulkan berbagai orang dengan pemikiran berbeda, jika Anda memiliki orang yang cukup dibenci karena tidak pernah memiliki pendapat yang sama, sebaiknya Anda meminta ia untuk ikut mengambil keputusan.

Saat mencoba untuk menyelesaikan berbagai masalah kompleks, Anda akan bisa mendapatkan perspektif dari berbagai keterampilan akan memudahkan Anda untuk mendapatkan hasil keputusan yang baik dibandingkan harus mengambil keputusan dari orang-orang pemikiran homogen.

Pilih Seorang Pembangkang

Tidak selalu pembangkang harus menjadi musuh dalam grup. Terkadang pemikiran mereka sangat baik untuk organisasi di masa depan. Biasanya, para pembangkang akan dibenci oleh sebagian anggota organisasi yang sepemikiran, tetapi jika Anda seorang pemimpin yang baik. Tentu hal ini bisa menjadi kesempatan yang baik untuk organisasi maupun bisnis Anda ke depan.

Sebuah penelitian dikutip dari Harvard Bussiness Review, orang yang biasanya selalu tidak setuju dengan pendapat Anda dan kelompok pendukung, akan menghasilkan hasil keputusan yang berkualitas. Ini penting untuk strategi pengambilan keputusan dalam kelompok yang efektif.

Mengumpulkan Pendapat Secara Sendiri

Anda pasti sering malu mengungkapkan pendapat dalam ruang diskusi yang besar. Sebagai seorang pemimpin, Anda harus mampu menampung pendapat setiap orang. Salah satunya, dengan mengumpulkan setiap pendapat, baik itu menggunakan email atau dengan kertas selembar untuk minta di isi oleh mereka.

Di kertas tersebut, sangat diperlukan bagi mereka yang cukup sungkan dalam mengungkapkan pendapat di ruang diskusi. Dengan cara ini, biasanya anggota tim akan lebih tertarik dan bisa mengutarakan pendapat mereka. Bahkan cara ini, bisa menghindari senioritas yang di rasakan oleh anggota kelompok lain, atau menghindari agenda tersembunyi dari kelompok anggota grup lain.

Anda Harus Menjamin Orang-Orang Beda Pendapat

Ketika anggota grup mengalami perbedaan pendapat, tentu mereka akan merasa takut dengan pendapat dan ancaman dari anggota lain yang tidak sependapat. Disini agar tetap semua persoalan hanya di bahas dalam ruang diskusi saja.

Pertama, fokuskan feedback pada keputusan dan strategi yang di diskusikan, bukan pada individu. Kedua, sampaikan komentar sebagai saran, bukan sebagai amanat. Ketiga, sebagai pimpinan kelompok Anda harus bisa menunjukan empati dan menghargai individu yang memberikan pendapat untuk tujuan bersama.

Jangan Mengandalkan Para Pakar

Pakar memang bisa menjadikan hasil diskusi lebih tepat. Terkadang, pendapat ahli malah menjadi bias untuk para kelompok diskusi Anda. Memang salah satu strategi pengambilan keputusan dalam kelompok, mendengarkan pendapat ahli. Tetapi pendapat ahli bukan menjadi keputusan final.

Karena anggota kelompok akan berpikir untuk mengikuti dan percaya diri dengan keputusan para ahli sudah menjadi sebuah keputusan yang tepat. Pakar tetap dibutuhkan, namun hanya untuk mendapatkan pendapat mereka tentang topik yang di definisikan dengan jelas, dan jadikan para ahli sebagai orang luar.

Berikan Tanggung Jawab Bersama

Hasil dari sebuah keputusan kelompok tentu akan dipengaruhi oleh para pembawa pesan tersebut. Jika dalam bisnis, Anda pemilik bisnis tentu akan menyerahkan hasil keputusan kelompok kepada para Manager, namun bagaimana agar pesan dari Manager bisa berhasil tanpa bias kepada bawahan mereka. Tentu hal ini cukup sulit.

Penelitian menunjukan bahwa hal tersebut bisa dilakukan dengan efektif jika peran yang berbeda kepada anggota kelompok dibebankan kepada kelompok yang berbeda dengan keahlian mereka.  Selain itu, semua anggota kelompok harus merasa bertanggung jawab dengan pengambilan keputusan dan hasil akhirnya.

Tentu semua langkah ini, tidak menjamin setiap keputusan yang bagus. Tetapi semakin baik kualitas proses pengambilan keputusan dan interaksi antar kelompok akan membuat semua hasil keputusan lebih berhasil. Demikianlah strategi pengambilan keputusan yang mungkin bisa Anda terapkan dalam kelompok Anda. Ini berlaku untuk semua kelompok.

Leave a Comment