29.5 C
Jakarta
January 22, 2021
Insight

7 Tren Marketing 2021 yang Tak Boleh Terlewatkan

e-book

Menentukan rencana untuk bisnis memang wajib dilakukan oleh setiap pengusaha. Sewajarnya perencanaan telah dilakukan dua bulan sebelum pergantian tahun. Sebagai pengusaha, Anda juga harus mengetahui apa saja marketing tren 2021 yang wajib diterapkan pada bisnis. Apa lagi, 2021 menjadi tahun harapan bagi banyak pengusaha saat ini.

Mungkin tahun kemarin Anda sulit melakukan koordinasi dengan tim, karena sebagian atau keseluruhan tim harus bekerja secara work from home (WFH). 2021 menjadi titik awal untuk menggapai kesuksesan yang lebih optimal kembali. Melihat peluang yang ada dan juga tren yang berkembang di dunia menjadi kunci dalam mencapai kesuksesan tersebut.

Marketing merupakan ilmu fleksibel, marketing bukan ilmu tetap yang tidak mengikuti zaman. Semua berubah mengikuti zaman dan keinginan konsumen. Mungkin tren yang muncul akan mengikuti proses adaptasi selama 2020 di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu merubah sikap konsumen dan perubahan proses baru yang mungkin tahun depan akan menjadi sebuah tren kebiasaan yang umum. Kali ini Accurate.Partner akan mengulas tren marketing 2021 yang bisa Anda terapkan dan sesuaikan dengan bisnis Anda.

Baca Juga : 10 Strategi Pemasaran Bisnis UMKM Di Segala Kondisi

Proses ini akan membuat Anda berpikir lebih besar demi menyambut 2021. Mengembalikan keadaan di 2020 untuk mencari celah dan peluang baru di 2021. Berikut beberapa tren yang akan mendominasi 2021.

Tren Marketing 2021

Bisnis Digital Menjadi Kebutuhan

konsep digital dalam bisnis menjadi kebutuhan masyarakat. Mereka akan lebih memilih untuk berbelanja online, sekalipun itu sekedar membeli barang kebutuhan pokok.

Para pengusaha harus mampu melihat hal ini. Karena bisnis digital akan menjadi kebutuhan bagi para pengusaha. Bahkan aktivitas event seperti konser dan pameran mungkin akan diterapkan secara virtual untuk tetap menghidupkan kembali aktivitas ekonomi dari berbagai sektor.

Para pengusaha sudah harus mencoba menjawab kebutuhan ini. Pikirkan bagaimana penerapan bisnis digital dalam bisnis Anda. Usahakan agar bisnis bisa dilakukan dengan menyesuaikan pada apa yang menjadi kebutuhan pelanggan dan masyarakat saat ini dan kedepan.

Manfaatkan Konten Video

Pelanggan saat ini sangat menyukai konten-konten video. Video menjadi salah satu konten yang cukup digemari oleh masyarakat Indonesia. Mengutip dari Socialmediatoday.com konten video bisa menghasilkan traffic hingga 92% dari total semua traffic.

Tren ini akan terus berlanjut, apa lagi video masih menjadi konten yang paling digemari oleh masyarakat. Termasuk masyarakat yang ingin membeli sebuah produk, mereka akan melihat review dari video yang telah di tayangkan.

Hasilnya, konsumen akan memberikan tanggapan, apakah mereka akan membeli atau tidak. Dari konten yang mereka lihat mereka akan membuat keputusan berdasarkan video yang mereka tonton. Pemilik produk juga bisa menyesuaikan tren marketing dengan menggunakan video untuk menjangkau konsumen. Aplikasi TikTok menjadi aplikasi yang bisa dicoba untuk menyesuaikan kondisi

Sosial Media Akan Menjadi Tempat Pembelian

Platform sosial media seperti Facebook dan Instagram akan memudahkan konsumen dalam melakukan pembelian, bukan hanya sekedar pencarian. Kita tahu, Fecebook dan Instagram telah mengembangkan fitur shopping mereka di platform masing-masing.

Baca Juga : 7 Strategi Marketing Instagram yang Ampuh untuk Bisnis Kecil

Hal ini tentu menyederhanakan jalur pembelian bagi konsumen untuk membeli sebuah produk. Sehingga mereka bisa lebih mudah membeli produk tanpa harus berpindah ke aplikasi lainnya. Dengan pertumbuhan perdagangan melalui sosial media yang terus tinggi membuat pelaku ritel dan perdagangan harus melihat hal ini sebagai salah satu tren marketing yang wajib diketahui.

Sosial Media Stories

Saat ini hampir semua platform sosial media memiliki fitur stories. Fitur ini memang cukup berarti dan signifikan dalam menarik massa untuk melihat postingan dibandingkan postingan umumnya.

Saat ini sosial media stories menjadi satu cara untuk menjadi sebuah CTA (Call to Action), baik itu untuk langsung membeli produk maupun untuk mengarahkan konsumen ke website bisnis.

Stories menjadi satu fitur di sosial media yang wajib digunakan oleh para pemasara dimanapun. Impact dari sebuah stories bisa Anda jadikan sebagai sarana dalam mempromosikan dan memasarkan produk yang Anda miliki. Bahkan Stories dianggap sebagai salah satu media untuk meningkatkan brand awareness.

SEO Menjadi Sangat Penting

Ketika kita mengetikan kata-kata di Google “Marketing Trend 2021” kita akan menemukan berbagai artikel menarik tentang tren di tahun Kerbau ini mengenai pentingnya SEO (Search Engine Optimization). Bahkan banyak website yang menyarankan para pelaku bisnis untuk memfokuskan pada SEO.

Ada dua sarana fokus SEO di 2021. Yakni feature snippet alias posisi nol. Mendapatkan posisi ini memang tidak mudah, Anda harus benar-benar menyajikan konten yang menjadi pertanyaan para konsumen. Sehingga mereka bisa dengan mudah masuk halaman nol tersebut.

Selain feature snippet, para pakar SEO juga menyarankan agar pelaku bisnis bisa fokus menerapkan lokal SEO. Apa lagi jika Anda pelaku bisnis yang hanya ingin mengincar pelanggan-pelanggan lokal. Anda bisa memanfaatkan hal ini untuk mendapatkan lalu lintas yang besar demi mendapatkan pelanggan.

Tidak hanya dari teknis, para pakar juga menyarankan Anda agar optimasi SEO pada video dan gambar. Ada beberapa cara untuk optimasi gambar Anda. Mulai dari :

  • Memasukan teks alt pada deskripsi gambar
  • Menambahkan gambar di sitemap
  • Sisipkan kata kunci di gambar
  • Menggunakan gambar dan video berkualitas

Konten Interaktif

Saat membuat konten, Anda tidak bisa sekedar membuat konten untuk mesin pencarian saja dengan konten yang monoton. Pelanggan sangat menyukai konten-konten interaktif. Konten interaktif tidak hanya membuat pelanggan aware dengan produk yang Anda miliki, tetapi mereka juga akan menggunakan konten-konten interaktif demi menyenangkan pengguna.

Bagaimana konten interaktif? Konten interaktif seperti kuis, pertanyaan terbuka, survei, kontes, hadiah, poling, widget kalkulator, dan lainnya. Konten seperti ini bisa memberikan keajaiban bagi merek Anda. Setidaknya, Anda membantu posisi  brand untuk lebih mudah diingat.

Konten interaktif setidaknya menjadi tren marketing personalisasi yang lebih besar; dengan memungkinkan para pelanggan menjawab kebutuhan mereka terhadap merek. Brand juga harus memberikan peluang menerima masukan dari pelanggan terhadap brand Anda.

Influencer Marketing

Influencer marketing masih menjadi tren marketing yang masih dapat diandalkan oleh brand. Para pebisnis harus bisa memanfaatkan influencer marketing sebagai peluang meraup lebih banyak konsumen di pasar.

Saat ini, tren marketing akan berfokus pada para selebritis sosial media yang mampu memberikan awareness hingga penjualan. Pelanggan lebih suka mendapatkan informasi mengenai produk dari influencer dibandingkan dari si pemilik brand. Hal ini menjadi sesuatu yang harus dipikirkan oleh brand.

Tetapi yang harus Anda ketahui, untuk menggunakan jasa influencer marketing Anda harus bisa memfokuskan diri menyasar influencer dengan followers 10-20 ribu yang sering disebut sebagai micro atau nano influencer. Mereka lebih kuat dibandingkan influencer diatas 25 ribu. Anda bisa mempromosikan brand Anda dengan jasa mereka.

Baca Juga: Praktis! 9 Cara Mendapatkan Uang Di Instagram: Bukan Tipu-Tipu

Mengapa? Micro dan nano influencer memiliki tingkat engagement rates yang lebih tinggi dibandingkan dengan influencer lebih dari 25 ribu pengikut.

Jika Anda ingin mendapatkan hasil yang memuaskan dari influencer marketing, Anda bisa menggunakan jasa dari Accurate.Partner, kami memiliki ribuan influencer dengan tingkat engagement cukup tinggi yang bisa menjangkau konsumen Anda dimanapun. Kami akan pastikan bahwa influencer kami sesuai dengan target market Anda. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan klik banner dibawah ini.

Sudah siapkah Anda melakukan tren ini? Semua bisa Anda pertimbangkan untuk memulai salah satunya terlebih dahulu. Pastikan tren marketing sesuai dengan kebutuhan pada bisnis Anda. Anda cukup menyesuaikan mana yang cocok dengan brand Anda.

Artikel Terkait

3 Bekal Hidup untuk Anak yang Wajib Orang Tua Berikan

rumi

Deretan 10 Profesi Kekinian yang Dulu Di remehkan Kini Dicari

admin

Kenalan Lebih Dekat dengan Generasi Sandwich. Apakah Anda Salah Satunya?

rumi

Leave a Comment