7 Tren Teknologi Di 2020 yang Akan Mengejutkan Dunia Bisnis

Teknologi digital berkembang sangat cepat. Hampir semua lini bisnis wajib melakukan ekspansi di bidang teknologi untuk membantu kinerja perusahaan dalam mengikuti perkembangan teknologi. Transformasi digital merubah semua cara kerja perusahaan. Teknologi terlihat sangat mempengaruhi bisnis. Tren teknologi di 2020 akan se-kompleks apa?

Adaptasi teknologi menjadi suatu keharusan bagi setiap makhluk maupun bagi bisnis. Mulai dari pertengahan hingga akhir 2019 ini, banyak yang bertanya-tanya tentang tren teknologi apa saja yang akan berkembang di 2020.

Mungkin juga, teknologi yang selama ini akan berkembang pesat dan bisa menjadi pendorong perusahaan pada bisnis calon pelanggan Anda. Informasi ini akan menjadi informasi yang menarik bagi Anda, sebab Anda bisa mengetahui apa saja yang akan menjadi kebutuhan para pengusaha, baik itu pelaku usaha UKM maupun pelaku usaha perusahaan.

Tren Teknologi 2020

Blockchain

Istilah blockchain sempat tenar di 2018 dengan mata uang bitcoin. Tetapi mata uang itu kembali redup saat ini. Hanya segelintir orang yang masih melakukannya hingga saat ini. Dalam pengertian sederhana, blockchain adalah catatan data transaksi digital yang dikelola oleh sekelompok komputer yang tidak memiliki entitas. Melainkan di pegang oleh ribuan komputer publik yang mana aksesnya bisa di lihat oleh siapa saja dan dimana saja.

Jaringan pada blockchain terbuka bebas, siapa saja bisa melihatnya. Karena blockchain tidak memiliki otoritas pusat. Sehingga blockchain menjadi teknologi yang sangat transparan dan semua orang yang terlibat memiliki tanggung jawab atas apa yang mereka lakukan.

Meskipun agak redup di Indonesia, akibat adanya beberapa aturan baru dan tidak bisanya uang digital seperti bitcoin digunakan untuk transaksi. Namun di beberapa negara blockchain cukup berkembang, bahkan sudah ada negara yang mampu melegalkannya.

Blockchain di gadang-gadang akan menjadi teknologi yang akan booming di 2020. Dan akan lebih banyak bisnis yang memakai teknologi ini.

Kecerdasan Buatan dan Big Data

Keberadaan keceradasan buatan atau artificial intelligence dan perkembangannya, menjadi satu hal yang cukup mengkhawatirkan. Saat ini sudah cukup banyak para pemilik bisnis yang sudah mulai menerapkan kecerdasan buatan pada bisnis mereka. Sehingga menggantikan peran manusia.

Untuk di Indonesia sendiri, perkembangan kecerdasan buatan belum begitu cepat. Namun beberapa industri sudah mulai melakukan penerapan ini. Terutama di industri digital. Seperti penggunaan chatbot sebagai pengganti customer service.

Selain kecerdasan buatan, saat ini para pebisnis sedang berada di era Big data. Apa itu big data? Big data merupakan istilah bagi sebuah data yang besar, baik data terstruktur maupun data tidak terstruktur. Data ini terkumpul untuk di olah oleh para pebisnis. Umumnya penggunaan big data digunakan oleh para pemilik bisnis.

Tidak hanya itu, big data bisa di impelementasikan untuk memberikan perubahan kepada masyarakat. Big data menjadi sebuah solusi untuk pengembangan dan memperdayakan masyarakat secara luas.

Augmented Reality

Selain kecerdasan buatan, saat ini banyak perusahaan teknologi yang sudah menerapkan augmented reality terutama perusahaan-perusahaan game. Keberadaan AR akan terus berkembang, seiring dengan perkembangan teknologi pada smartphone.

Karena saat ini, penerapan Augmented reality dapat dilakukan pada smartphone, kacamata, layar, dan sebagainya. Cara ini menjadi akan lebih dramatis ketika penggunanya menyaksikan lingkungan fisik ada pada hardware yang ia gunakan.

Penggunaan teknologi AR yang cukup tenar adalah Game Pokemon Go. Selain itu, berbagai bidang seperti industri kesehatan, kabarnya sudah mulai menggunakan augmented reality seperti pada tindakan operasi dan lainnya. Sepertinya teknologi ini akan menjadi satu teknologi yang akan booming di 2020.

Internet of Things

Penerapan Internet of Things di Indonesia belum begitu banyak. Namun perkembangannya akan terus meningkat, dengan kampanye beberapa kota untuk menjadi smart city. Smart city dan e-tilang merupakan salah satu contoh penerapan Internet of Things di Indonesia.

Secara singkat Internet of things dapat diartikan sebagai konsep dimana objek tertentu punya kemampuan dalam mentransfer data tanpa adanya interaksi manusia ke komputer. Interaksi dilakukan jaringan penghubung antar perangkat satu dengan lainnya. Hasilnya akan menjadi sebuah data atau kode yang mampu diidentifikasi untuk berbagai keperluan manusia.

Perkembangan IoT akronim dari Internet of Things sebenarnya sudah cukup luas. Seperti penggunaan QR code ketika Anda berbelanja merupakan salah satu perkembangan IoT saat ini. Tampaknya akan lebih banyak bisnis yang segera fokus menerapkan IoT untuk menunjang bisnis perkembangan mereka dan memudahkan mereka beroperasi.

Perkembangan Assisten Suara

Mungkin Anda pernah malas mengetik di smartphone ketika ingin melakukan pencarian di Google. Ketika Anda melakukan pencarian suara, Anda akan menemukan informasi-informasi yang Anda cari. Hasilnya pun akan seperti apa yang Anda ketik.

Teknologi Assisten suara telah dikembangkan oleh beberapa perusahaan teknologi, sebut saja Cortana dari Microsoft dan Alexa dari Amazon. Keduanya merupakan fitur assisten suara yang dikeluarkan oleh dua perusahaan besar tersebut.

Saat ini, hampir semua perusahaan teknologi sedang menggembangkan teknologi tersebut. Terlebih pencarian via suara meningkat terus sejak tahun 2017 hingga sekarang. Tak dipungkiri, tren teknologi di 2020 akan lebih berkembang dan digunakan oleh banyak pihak dalam melakukan pencarian via suara. Apakah bisnis Anda sudah memanfaatkan fitur ini?

Financial Technology

Rasanya membicarakan tren teknologi di 2020 tak boleh lepas dari financial technology. Financial technology akan menjadi salah satu perkembangan teknologi yang cukup pesat di dunia. Tren ini sudah sangat di rasakan oleh masyarakat Indonesia. Dengan kehadiran Gopay, OVO, dan LinkAja menjadi salah satu fintech di Indonesia yang memiliki banyak pengguna.

Meskipun di awal-awal kemunculan, fintech lebih dikenal sebagai perusahaan pembayaran dan lending, tetapi saat ini perkembangan fintech lebih dari itu. Bahkan ada fintech yang dikenal sebagai penyedia asuransi, blockchain, hingga kripto dan lain sebagainya.

Health Tech

Seperti namanya, Health Tech beberapa tahun belakangan menjadi salah satu teknologi yang cukup di lirik oleh investor. Hal itu juga terbukti dari pertumbuhan Health Tech yang pesat beberapa tahun belakangan ini. Di prediksi perusahaan Health Tech akan terus berkembang, seiring dengan banyak dibutuhkannya health tech saat ini.

Bidang kesehatan menjadi salah satu industri yang di lirik oleh para pengembang start up, potensinya yang besar menjadi salah satu alasan. Di Indonesia sendiri, start up di bidang Health Tech terus meningkat, bahkan sudah mendapatkan banyak pendanaan dan terus tumbuh.

Apa lagi sektor kesehatan masih menjadi salah satu sektor yang paling penting di Indonesia. Salah satu start up yang cukup berkembang yakni layanan konsultasi dokter online.

Cloud Computing

Salah satu teknologi yang sebenarnya di luar sana sudah dilirik oleh perusahaan besar dan kecil, bahkan oleh UMKM adalah cloud computing (komputasi awan). Namun di Indonesia, masih belum banyak yang menerapkan bisnis pada sistem cloud computing dan masih lebih memilih kepada teknologi konvensional. Teknologi cloud computing telah menjadi komponen penting dalam operasional bisnis. Terutama yang berhubungan langsung dengan konsumen.

Hampir semua pengembang software telah mengembangkan cloud computing. Bahkan jika di luar negeri, cloud computing sudah tidak lagi mampu menyimpan data-data hasil olahan big data. Hingga kini banyak pemilik bisnis terutama penyedia layanan teknologi yang memiliki banyak database mengalihkan penyimpanan dari cloud computing ke edge computing yang mampu menyimpan lebih besar dan pendistribusian data yang lebih cepat.

Saat ini keberadaan cloud computing belum begitu banyak diterapkan di Indonesia, namun di yakini cloud computing akan menjadi pilihan para pemilik bisnis. Karena lebih unggul dalam skalabilitas, keandalan dan portabilitas.

Cloud computing akan lebih efisien diterapkan pada bisnis karena dapat meminimalisir biaya belanja hardware dan pemeliharaan. Sehingga akan membuat bisnis Anda lebih hemat dari sisi operasional. Jangan sampai ketinggalan, sekarang saatnya Anda beralih untuk menerapkan cloud computing pada bisnis Anda.

Mulailah dari hal yang kecil, contohnya adalah menggunakan software pembukuan berbasis cloud computing untuk bisnis Anda. Saat ini masih banyak pebisnis di Indonesia yang belum mau beralih ke cloud computing.

Anda yang telah membaca artikel ini, bisa membantu para pemilik bisnis, terutama pelaku UMKM untuk mengikuti tren teknologi di 2020. Dengan membantu mereka beradaptasi pada teknologi cloud computing. Caranya Anda bisa bergabung menjadi Accurate Digital Partner atau ADP.

Apa itu ADP?

ADP merupakan agen pemasaran Accurate Online yang bertugas untuk mengenalkan tren teknologi terkini yang cocok digunakan untuk bisnis dan membantu para pemilik UMKM untuk melek pembukuan dengan bantuan Accurate Online.

Anda akan menjadi agen perubahan bagi para pemilik bisnis, banyak pelaku UMKM yang belum mau beralih ke teknologi sekarang. Anda-lah yang harus mengajak mereka kepada perubahan dengan mengenalkan software pembukuan berbasis cloud Accurate Online.

Karena bisnis membutuhkan teknologi handal dan mumpuni untuk operasional bisnis berkelanjutan. Pastikan Anda mampu membawa para pemilik bisnis untuk memilih layanan cloud terbaik seperti Accurate Online yang sudah teruji da terpercaya oleh 300 ribu lebih pengguna di seluruh Indonesia. Yuk Gabung jadi agen perubahan!

Share With:
Rate This Article
No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.