Baru Lulus Kuliah? Jangan Selalu berpikir untuk Bekerja Kantoran Kalau Masih Mau Cari Tantangan

Setelah lulus kuliah, banyak dari kita yang berpikir ingin segera mencari pekerjaan. Menjadi pekerja kantoran yang bisa memiliki penghasilan tetap setiap bulan, menjadi impian para fresh graduate. Tapi betulkah, bekerja kantoran bisa membahagiakan kalian?

Menjadi seorang karyawan memang menjadi incaran para lulusan fresh graduate. Tekanan dari orang tua, hingga teman menuntut untuk bisa segera bekerja setelah ijazah sudah di tangan. Padahal, menjadi karyawan belum tentu menyenangkan loh. Mengapa, ada beberapa alasan yang harus kamu nikmati sebagai fresh graduate sebelum benar-benar menjadi karyawan kantoran.

Jam Kerja Akan Membuat Kamu Terkekang Dalam Rutinitas

Kamu pasti sudah tahu, ketika bekerja jam kerja kamu umumnya 8 jam. Secara umum, jam masuk kantor dari pukul 08.00-17.00. Memang sih rutinitas ini akan membuat kamu memiliki waktu teratur. Kamu harus bangun lebih pagi, dan pulang lebih malam. Setelah pulang kerja, kamu akan sulit nongkrong bareng dengan teman, karena sudah merasa lelah dengan aktivitas kantor.

Nah, rutinitas ini akan membuat kamu bosan. Cepat atau lambat, hal ini akan kamu rasakan. Karena bekerja akan sangat berbeda dengan kuliah. Ketika kuliah, mungkin saat selesai satu mata kuliah, kamu bisa nongkrong atau ngobrol bareng teman-teman di kantin kampus. Namun, saat bekerja mungkin kamu akan lebih sedikit ngobrol dan nongkrong dengan teman.

Belum lagi, ketika ada teman-teman kamu yang ngajak traveling. Padahal kamu baru beberapa bulan bekerja dan belum bisa mendapatkan cuti. Jadi, kamu hanya bisa melihat postingan Instagram dari teman-teman kamu saja, akibat kamu harus bekerja kantoran.

Duduk Seharian, Tidak Sepatutnya Kamu Melakukan Ini

Buat kamu yang bekerja dan selalu duduk selama berjam-jam di kantor akan membuat kamu merasa bosan dan bisa menganggu kesehatan kamu. Cobalah tubuh kamu digunakan untuk lebih banyak bergerak, tentu ini akan membuat kamu tidak mudah terserang penyakit.

Apakah kamu rela tubuh kamu hanya duduk seharian di kantor? Coba pikir-pikir lagi, apakah kamu tetap ingin menjadi pegawai kantoran atau ingin mencari pekerjaan lain yang lebih fleksibel dan bisa kerja darimana saja?

Dunia Masih Luas, Masih Banyak Daerah yang Belum Terjelajah

Sudah siap akrab dengan komputer, meja kerja, kertas-kertas, dan ruanganmu? Dunia-mu hanya itu selama lima hari atau enam hari. Tidak kah kamu bosan? Padahal, saat kuliah, kamu berkeinginan untuk menjelajah kota-kota yang belum pernah kamu singgahi. Dengan bekerja kantoran, itu akan sulit terwujud. Apa kamu sudah siap?

Kamu meninggalkan komputer, kertas dan meja kerjamu hanya saat ke toilet atau makan siang saja. Sisa waktu bekerja, kamu akan tetap bekerja di tempat itu lagi. Coba deh kamu pikirkan untuk bisa bekerja yang lebih menarik. Misal untuk menantang diri kamu menemukan hal-hal menarik saat bekerja, kamu bisa mendapatkan di profesi lain yang lebih banyak beraktivitas di lapangan. Dan kamu bisa ikut menjelajah dunia luar.

Sedikit Pengalaman

Ketika kamu bekerja kantoran, selain tidak mendapatkan jaringan. Kamu pun akan minim pengalaman. Kamu hanya akan berkutik dengan pekerjaan utama kamu. Mungkin kamu hanya hatam setiap masalah yang terjadi sesuai dengan apa pekerjaan kamu.

Namun, ketika kamu bekerja menjadi orang lapangan, kamu akan banyak bertemu dengan orang. Kamu akan belajar, bagaimana menghadapi orang-orang ini dan bagaimana kamu bisa mengatasi berbagai masalah yang lebih beragam.

Masih Muda Jangan Betah di Zona Nyaman

Berada di zona nyaman, kadang membuat kita betah. Apa lagi bagi anak-anak fresh graduate. Tetapi, ini tidak akan membuat kamu berkembang. Di luar sana, banyak pekerjaan atau hal-hal baru yang bisa kamu pelajari untuk meningkatkan skill pribadi kamu. Jadi jangan sia-siakan waktu kamu hanya berada di zona nyaman, yuk keluar!

Meski Dapat Tunjangan, Tapi Kamu Sulit Dapat Jaringan

Bekerja kantoran, jika kamu bukan bagian marketing atau public relation atau bagian yang tidak sering ketemu dengan orang atau klien, kamu akan sulit mendapatkan jaringan. Bekerja kantoran, hanya akan membuat kamu bertemu dengan rekan-rekan sedivisi kamu saja, kamu akan sulit bersosialisasi dan mendapatkan teman baru.

Padahal, usiamu yang baru lulus menuntut kamu untuk memperbanyak jaringan pertemanan. Kamu bisa lebih banyak sosialisasi dan pergaulan kamu juga menjadi luas. Sayang, hal ini tidak akan kamu dapatkan saat menjadi pekerja kantoran.

Daripada Cuma Ngerjain Itu Aja, Mending Cari Ilmu Baru

Fresh graduate cepat bosan, begitulah yang sering di alami para pemimpin perusahaan. Baru bekerja tiga bulan, kadang mereka sudah merasa bosan dengan pekerjaan hingga memilih untuk resign. Dan pengen coba mencari tantangan lain di luar yang tidak membosankan.

Dari pada kamu hanya menjadi kutu loncat di perusahaan. Mending sekarang kamu cari pekerjaan yang tidak membosankan. Misal, kamu jadi tour guide yang bisa jalan-jalan, apa lagi jalan-jalan gratis. Bukankah itu menyenangkan dibandingkan jadi pekerja kantoran?

Gak Usah Hanya Fokus untuk Menjadi Karyawan Kantoran, Kamu Bisa Coba Peluang Freelance

Kenapa gak usah fokus menjadi karyawan kantoran? Karena dengan menjadi freelance, kamu bisa bekerja banyak job dalam satu waktu. Bahkan kamu bisa mengerjakan dimana saja. Kalau kamu lagi bosan bekerja di rumah, kamu bisa pergi ke Kedai Kopi, kalau bosan di kedai kopi bisa ke Café atau Co Work. Kerja-mu akan lebih fleksibel.

Kamu juga bisa menerima beberapa jobs sekaligus. Misal, kamu suka menulis dan suka media sosial. Kamu sering membuat foto-foto menarik dan caption yang bagus untuk media sosial. Kenapa tidak kamu jadikan sebagai peluang aja. Sekarang banyak loh, produk atau brand yang membutuhkan orang untuk mengupdate konten website dan media sosialnya. Mungkin kamu bisa menjadi salah satunya.

Saat jadi freelance, kamu juga bisa menjadi Accurate Digital Partner atau ADP. Apa itu ADP? ADP adalah mitra pemasaran resmi dari produk Accurate Online. Kamu bisa memasarkan produk Accurate Online ke para pemilik usaha di Indonesia. Dengan komisi yang cukup besar, kamu bisa mendapatkan Rp 400 ribu/ closing dari setiap bukankah itu lumayan?

Share With:
Rate This Article