Lulusan Sarjana Banyak jadi Pengangguran? Mungkin 8 Alasan Ini Jadi Penyebabnya!

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan kalau pengangguran di Indonesia menurun. Meskipun angka menurun, tetapi ada hal yang mengejutkan. Mengapa? Karena sebagian besar angka pengangguran di sumbangkan oleh lulusan sarjana loh. Kenapa sarjana menganggur yah?

Accurate.Partner akan mengungkapkan fakta-fakta apa saja yang menyebabkan lulusan universitas banyak yang menganggur. Padahal mereka memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan dibandingkan dengan lulusan SMK atau SMA.

Tentunya fakta ini cukup mengejutkan. Diluar sana, banyak masyarakat yang mengeluh akan sulitnya mendapatkan pekerjaan. Tetapi di sisi lain ada faktor lain yang harus kita ungkapkan kenapa masih banyak lulusan sarjana yang menganggur. Betulkah faktor sulit cari kerja?

Penyebab Banyak Sarjana Nganggur

Terlalu Memilih

Banyak lulusan sarjana di Indonesia yang menganggap dirinya paling pintar dan hebat. Sehingga cukup mudah dalam mendapatkan pekerjaan. Fakta di lapangan berbicara lain, mereka lupa bahwa banyak perusahaan yang tidak hanya melihat kemampuan akademis dari setiap pelamar.

Lulusan sarjana, terlebih yang memiliki nilai IPK tinggi selalu ‘sombong’ mereka selalu menganggap bahwa nilai mereka sebagai jalan tol untuk mendapatkan kerja di perusahaan terkemuka dan gaji tinggi. Padahal ini sebuah kesalahan.

Selain itu, lulusan sarjana juga lebih memilih bekerja di perusahaan yang sudah terkenal. Padahal untuk masuk ke perusahaan terkenal tidak semudah yang di bayangkan. Mereka sangat enggan bekerja di perusahaan-perusahaan kecil atau perusahaan yang masih berkembang seperti start up. Hal ini yang menyebabkan hingga hari ini banyak lulusan sarjana menganggur.

Kemampuan yang Belum Matang

Dengan nilai IPK yang tinggi serta lulusan dari universitas terkemuka, banyak sarjana yang menganggap dirinya akan lebih mudah dalam melamar pekerjaan. Namun ketika melamar kesana kemari, tidak ada perusahaan yang menerima juga disebabkan Anda tidak memiliki soft skill yang di inginkan

Sebagai lulusan sarjana, Anda harus ingat bahwa perusahaan sangat suka dengan pelamar-pelamar yang sudah memiliki skill yang matang. Baik itu hard skill maupun soft skill. Jika Anda merasa belum memiliki kedua hal tersebut, cobalah untuk bekerja di perusahaan-perusahaan berkembang atau start up untuk mendapatkan banyak hard skill dan soft skill.

Apa lagi jika Anda bekerja di perusahaan berkembang, Anda akan banyak belajar. Dan Anda akan banyak mengisi posisi-posisi tertentu untuk membantu perusahaan berkembang. Ketika Anda di taruh pada posisi yang bukan passion Anda, maka disitu Anda akan belajar.

Minim Pengalaman

Kebanyakan perusahaan besar selalu ingin mencari talenta-talenta yang sudah memiliki pengalaman. Minimal kandidat yang dicari memiliki pengalaman 1-2 tahun. Jika Anda belum memiliki pengalaman yang mumpuni, Anda harus mendapatkan banyak pengalaman di luar sana.

Jika Anda ketika kuliah sering magang atau kerja sambil kuliah, perusahaan akan mempertimbangkan. Namun jika Anda sekedar magang karena kewajiban kampus, perusahaan pun enggan menerima jika pengalaman Anda hanya itu saja.

Apabila hal tersebut terjadi, Anda bisa mencoba untuk mencari pengalaman di perusahaan lain yang mau menerima orang-orang yang tidak memiliki pengalaman. Jika Anda sudah memiliki pengalaman, Anda bisa mengundurkan diri dan mencari pekerjaan pengganti lainnya.

Tidak Di Dukung Orang Tua

Ada orang tua yang membebaskan anaknya untuk mencari pekerjaan. Ada juga orang tua yang memilihkan pekerjaan kepada anaknya. Terkadang ada orang tua yang meminta anaknya untuk menjadi seperti dirinya. Hal ini yang menjadi kesulitan bagi Anda sebagai anak untuk mendapatkan pekerjaan.

Belum lagi jika orang tua merasa mampu untuk membiayai kehidupan Anda. Sehingga melarang anaknya untuk bekerja di perusahaan ‘ecek-ecek’. Jika Anda di kasih usaha hal itu tidak masalah, namun jika orang tua tidak memberikan usaha, berilah pengertian kalau Anda ingin bekerja dan tidak mau merepotkan mereka berdua.

Nyaman Menjadi Pengangguran

Mungkinkah Anda nyaman menjadi pengangguran? Banyak para sarjana yang terlalu lama tidak bekerja dan merasa nyaman menjadi pengangguran. Alasan ini menjadikan banyak pengangguran dari lulusan sarjana. Apa lagi jika Anda hanya berpikir kalau “rejeki tidak akan tertukar” Wah hal ini malah akan menghancurkan kehidupan Anda.

Memang rejeki tidak akan tertukar, tetapi jika Anda tidak mencarinya. Anda tidak akan mendapatkan rejeki itu. Biasanya banyak sarjana yang menganggur, disebabkan mereka terlalu asyik nganggur dan masih bisa bebas kesana-kemari serta tidak memiliki beban. Hindari Anda memiliki sikap ini yah!

Malas Ngurus Berkas Administrasi

Ada cukup banyak lulusan sarjana yang ingin bekerja hanya dengan memanfaatkan surat lamaran kerja saja. Bahkan ada yang ingin bekerja tanpa melamar, kalau bisa perusahaan yang melamar. Wah ini sih sulit, apa lagi jika Anda tidak memiliki kemampuan apapun dan networking yang luas.

Belum lagi jika harus bikin kartu kuning, SKCK, mengurus surat kesehatan, dan lainnya. Belum mengurus saja, sudah menyerah. Mental seperti ini gimana caranya mau dapat kerja? Balik lagi ke diri Anda, apakah Anda ingin tetap seperti ini? Betah menjadi lulusan sarjana yang memiliki status pengangguran?

Mengurus berkas-berkas lamaran sebenarnya tidak sulit, mungkin Anda hanya sedikit malas. Cobalah untuk menghilangkan rasa malas tersebut. Ketika rasa malas sudah hilang, Anda akan merasa bahwa mencari kerja merupakan hal yang mengasyikan.

Manfaatin Skill yang Anda Miliki

Jika Anda saat ini memiliki skill yang bisa di manfaatkan, cobalah untuk memanfaatkan skill tersebut dan jadikan skill Anda untuk mencari uang. Mungkin Anda orang yang kreatif, pintar membuat kerajinan tangan. Cobalah Anda buat kerajinan tangan tersebut, lalu Anda jual. Itu bisa mendapatkan uang yang lumayan.

Termasuk jika Anda ahli dalam komputer, Anda bisa memanfaatkan kemampuan tersebut untuk menjual kepada orang-orang. Misal untuk install ulang komputer atau service komputer. Dari skill tersebut Anda bisa mendapatkan uang dan bisa belajar bisnis bukan?

Persiapkan Diri

Cukup banyak lulusan sarjana yang menganggur mungkin disebabkan juga oleh persiapan diri yang kurang. Dunia kerja sangat berbeda dengan dunia kampus, Anda harus bisa menyesuaikan. Dunia kerja juga memiliki banyak drama. Sehingga Anda wajib mempersiapkan diri untuk siap masuk ke dunia kerja!

Namun, banyak lulusan sarjana yang tidak senang menjadi pekerja, karena malas untuk disuruh-suruh. Mungkin hal itu yang ada di diri Anda. Jika itu, sebaiknya Anda memikirkan untuk berbisnis. Salah satu bisnis yang bisa Anda jalankan dengan mudah dan waktu fleksibel, Anda bisa mencoba menjadi Accurate Digital Partner (ADP).

Accurate Digital Partner adalah mitra resmi dari Accurate Online. Yang mana, jika Anda berhasil dalam menjual satu Accurate Online, Anda bisa mendapatkan uang Rp 400 ribu dari komisi penjualan. Apa lagi jadi Accurate Digital Partner, Anda bisa memiliki waktu yang fleksibel. Kalaupun Anda sudah keterima kerja, Anda tetap bisa menjalankan bisnis ini loh!

Caranya cukup mudah loh. Jika Anda tertarik, mending langsung daftar saja!

Share With:
Rate This Article
No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.