29.5 C
Jakarta
January 22, 2021
Insight

Mengapa Anda Butuh Personal Brand? Begini Penjelasannya

e-book

Personal Brand tidak biasa bagi kebanyakan orang. Namun, di era digital, dimana apa yang baik dan buruk bisa bertahan lama di internet dengan sebutan “Jejak Digital”. Saat ini personal brand bukan saja dibutuhkan oleh sebuah brand produk atau jasa, tetapi juga untuk mempertahankan atau membangun kesan individu dan reputasi mereka mengenai suatu keterampilan atau pengetahuan.

Sebelum Anda mulai memahami Personal Brand, Anda harus mengetahui dulu.

Apa itu Brand?

Marty Neumeier, Director of CEO Branding untuk Liquid Agency di San Jose, California, seorang pembicara mengenai topik brand, desain, inovasi, dan kreativitas, yang juga seorang penulis buku dimana salah satunya masih digunakan sebagai pedoman bahkan hingga saat ini oleh para desainer yaitu The Brand Gap.

Berdasarkan puluhan tahun pengalamannya di industri kreatif, ia memberikan pemahaman bahwa “Brand adalah Hasil”, yaitu naluri atau respons emosional pelanggan tentang produk, layanan, atau perusahaan. Jadi menurut Marty, brand adalah sebuah reputasi, atau bisa dibilang seperti reputasi bisnis Anda.

 

“A Brand is a Result”, which is a customer’s gut feeling about a product, service, or company.

Pikirkan beberapa merek perusahaan yang Anda rasakan positif atau negatif. Merek-merek ini populer karena telah menciptakan banyak perasaan positif bagi penggemar mereka, meskipun mereka juga menimbulkan perasaan negatif bagi pencela mereka.

Brand bukan sekedar sebuah nama, logo, warna, maupun tagline. Mengutip dari Medium.com, Brand adalah karakter, kumpulan pengalaman dari apa yang konsumen rasakan dan pikirkan ketika mendengar dan melihat produk Anda.

Sehingga orang-orang akan berpikir bahwa brand adalah kumpulan atribut fisik, emosi, pemahaman logis, karakteristik, performa, asset, dan janji dari sebuah produk atau jasa.

Oke, sekarang setelah Anda mengetahui apa itu brand, saatnya bagi Anda untuk memahami.

Baca Juga : Penting Banget! 9 Cara Membangun Personal Branding Bagi ADP

Apa itu Personal Brand?

Setiap orang memiliki respons emosional saat melihat atau bertemu Anda pertama kalinya. Respons ini bisa berupa perasaan senang, cinta, takut, atau marah.

Ketika mereka mendengar nama Anda lagi, mereka akan memiliki pengalaman dan emosi baru, atau mereka akan menghidupkan kembali emosi yang lama. Jenis respons emosional yang mereka miliki akan bergantung pada apa yang Anda tunjukan kepada mereka.

Karen Kang, Brand Strategist yang diakui secara global, dan juga CEO serta pendiri BrandingPays LLC, yaitu perusahaan Corporate and Personal Branding, membagi pemahamannya mengenai Personal Branding melalui buku BrandingPays: The Five-Step System to Reinvent Your Personal Brand.

Ia mengatakan, bahwa Personal Brand adalah image dan reputasi Anda. Suka atau tidak suka, Anda sudah memiliki personal brand. Dunia memandang Anda dengan cara tertentu, dan menempatkan Anda dalam kategori tertentu.

 

A personal brand is your image and reputation.”

Dari apa yang Anda kenakan, kepribadian Anda, bahkan gerak-gerik Anda, memandu bagaimana orang memandang Anda. Namun, yang lebih penting, pengetahuan dan pengalaman unik Anda, adalah dasar dari brand value Anda. Jadi Anda perlu memposisikan apa yang Anda miliki untuk keunggulan kompetitif terbaik Anda.

Jika personal brand Anda saat ini tidak akan membawa Anda ke tingkat berikutnya dalam karier ataupun peluang bisnis, Anda perlu mengubah personal brand Anda. Untuk itu, diperlukan Personal Branding, yaitu tindakan mengembangkan strategi, dan tindakan untuk memandu brand Anda.

Melakukan personal branding, akan membantu Anda menciptakan respons emosional yang tepat, seperti yang Anda inginkan ketika orang lain mendengar nama Anda, melihat Anda online, atau bertemu langsung dengan Anda.

Personal branding adalah keterampilan yang akan memberikan keuntungan besar sepanjang hidup dan karier Anda. Jika Anda ingin tetap kompetitif, Anda harus, “Bangun personal brand Anda, atau Anda akan ditinggalkan”

“In short, brand yourself, or be left behind.”

Tapi mengapa?

Lebih suka untuk menonton video tentang topik ini, bisa langsung cek pada video dibawah :

Mengapa Personal Brand itu Penting?

Globalisasi dan media sosial, telah membuat dunia menjadi kecil, lebih terhubung, dan jauh lebih kompetitif. Perubahan dan perkembangan teknologi baru, telah memengaruhi lanskap bisnis saat ini, bahkan kehidupan kita sehari-hari.

Saat ini kita sering mengandalkan teknologi seperti media sosial, layanan web untuk kolaborasi, jasa pembuatan video, penyimpanan cloud, e-Book, dan webinar yang mungkin tidak terpikirkan pada 10 tahun lalu.

 

Banyak hal telah membuat persaingan global semakin ketat. Itulah sebabnya menjadi berbeda dari yang lain, saat ini telah menjadi sesuatu yang penting. Bagaimana caranya? Salah satunya adalah dengan personal branding.

Ketika Anda ingin dianggap menjadi seseorang berpengaruh. Personal branding akan membantu Anda tampak lebih menonjol dibandingkan dengan orang lain. Anda bisa memanfaatkan segala pengetahuan maupun keterampilan Anda, tentang siapa Anda, perilaku, ucapan, sikap Anda.

Persaingan global yang ekstrim untuk mendapatkan pekerjaan dan ledakan media sosial, telah mendorong personal branding dari “menyenangkan untuk dimiliki”, menjadi “harus dilakukan”. Personal branding akan membuat Anda mudah diingat oleh orang lain.

Bahkan sudah ada gerakan yang melakukan personal branding terhadap orang-orang penting dalam bisnis. Tentu ini sangat mudah dilakukan oleh para pelaku UMKM, namun sulit dilakukan oleh perusahaan besar.

Namun, ada beberapa orang yang melakukannya lebih baik. Dan orang-orang itu sangat dikenal luas dibandingkan dengan brand mereka. Sebut saja, Elon Musk dan Steve Jobs. Keduanya lebih dikenal sebagai seorang pribadi inspiratif dibandingkan perusahaan yang mereka bangun.

Di Indonesia sendiri ada beberapa orang yang memang lebih dikenal sosok pribadinya dibandingkan bisnis yang mereka punya. Sebut saja Chandra Putra Negara seorang pengusaha dan motivator dengan channel Youtube SuccessBefore30.

Beberapa pelaku bisnis online di Indonesia lebih mengenal Dewa Eka Prayoga sebagai seorang motivator bisnis online dibandingkan sebagai Owner sebuah bisnis. Dan masih banyak orang-orang yang memiliki personal brand kuat dibandingkan bisnis mereka sendiri atau pekerjaan mereka sendiri.

Bagaimana Cara Membangun Personal Branding?

Ann Handley, Chief Content Officer dari MarketingProfs, seorang public speaker, anggota dari LinkedIn Influencer program, dan juga penulis buku terlaris Wall Street Journal, memberitahukan bahwa cara terbaik untuk melakukan personal branding adalah melalui Self-Promotion atau Promosi Diri.

 

Self-promotion adalah seperti apa kedengarannya, yaitu mempromosikan diri Anda sendiri, acara Anda, pencapaian Anda, bahkan kekalahan, masalah, dan pelajaran yang telah Anda pelajari.

Self-promotion juga disebut dengan “Membranding Diri Anda Sendiri”, karena memang seperti itulah adanya. Anda perlu menganggap diri Anda sendiri sebagai sebuah brand.

Self-promotion bukanlah tentang membual ataupun menyombong, dan juga bukan tentang menjadi sesuatu yang lebih besar dari diri Anda sendiri. Self-promotion adalah tentang memberitahu siapa Anda dan apa yang Anda lakukan.

 

Anda melakukannya sehingga Anda dapat meningkatkan visibilitas dan awareness orang lain terhadap Anda, meningkatkan traffic ke situs web Anda, meningkatkan penjualan, mendapatkan lebih banyak kesempatan, atau apa pun yang menjadi tujuan Anda.

Satu-satunya cara untuk membuat orang tahu siapa Anda, dan apa yang Anda lakukan, adalah dengan memberi tahu mereka. Dan Anda ingin memberi tahu sebanyak mungkin orang yang benar-benar tertarik. Anda tidak akan sukses tanpa mengenal banyak orang, atau pun jika orang tidak mengenal Anda.

Jadi, cobalah cari tahu apa yang ingin Anda lakukan, wujudkan, dan kemudian mulai beri tahu orang-orang tentang hal itu. Dan biarkan mereka tahu bahwa Anda adalah seorang ahli dalam apa yang Anda kuasai.

Penutup

Itu dia, pemahaman dasar mengenai Personal Brand yang perlu Anda ketahui dan mengapa Anda membutuhkannya. Di artikel selanjutnya, kami akan membantu sobat Accurate.Partners untuk membangun Personal Brand dengan memberikan Lima Tujuan Universal Personal Brand. Sampai jumpa lagi tetap pantau Accurate.Partners untuk memantau konten-konten informatif dan edukatif lainnya.

Artikel Terkait

Setelah Tahu 7 Fakta Ini, Kamu Akan Tahu Langkah Mencapai Tujuan Bisnis Menjadi Kenyataan

rumi

Panduan Lengkap Marketing Campaign untuk Anda yang Baru Memulai

rumi

14 Ide Bisnis Digital yang Menggiurkan untuk Dicoba Segera

rumi

Leave a Comment