29.5 C
Jakarta
January 22, 2021
Lifestyle

Menikah Perlu Modal Besar? Ikuti Aja 7 Strategi Mengumpulkan Uang untuk Pernikahan

e-book

Menikah menjadi sebuah cita-cita mulia yang diinginkan banyak orang. Terkadang pernikahan yang sudah di idam-idamkan harus tertunda karena dana. Bukan karena pasangan, tetapi karena dana menikah dianggap cukup besar. Membuat banyak orang susah cari uang untuk menikah, bahkan banyak yang harus mengumpulkan uang selama bertahun-tahun. Yah, memang lebih baik mengumpulkan uang untuk pernikahan selama bertahun-tahun daripada harus berhutang.

Pernikahan memang harus disiapkan jauh-jauh hari. Sebab, ada banyak hal yang harus disiapkan saat menikah. Uang untuk menikah memang tidak sedikit, meskipun Anda hanya mengundang beberapa orang saja dalam pernikahan, Anda tetap harus memiliki modal untuk menjamu undangan Anda. Nah, modal pernikahan memang tidaklah sedikit. Para ahli keuangan bahkan menyatakan modal pernikahan setidaknya dikumpulkan dalam kurun waktu 3 tahun.

Tetapi tidak perlu berkecil hati, Accurate.Partners akan membantu Anda memberikan cara cari uang untuk nikah dan mengelola pendapatan yang dimiliki. Meskipun ini agak berat, setidaknya bisa membantu Anda dalam mengumpulkan uang-uang untuk pernikahan. Banyak cara yang bisa Anda lakukan, jadi tidak perlu takut guys.

Baca Juga : Mau Tahu Cara Mendapatkan Uang Di Internet, Ketahui Dulu 5 Persiapannya!

Listing Keperluan Menikah

Sebelum mengumpulkan uang untuk pernikahan, hal yang wajib Anda lakukan bersama pasangan adalah dengan me-listing keperluan pernikahan. Demi mengetahui berapa rincian biaya yang akan dikeluarkan untuk modal nikah. Anda harus mengetahui apa saja yang akan di beli, apa saja yang harus dikeluarkan untuk keperluan menikah.

Jika Anda sudah berencana untuk menikah, cobalah segera mencatat apa saja yang diperlukan. Mulai dari biaya KUA (Kantor Urusan Agama) jika nikah di rumah, souvenir yang diinginkan, tamu yang akan di undang, menu makanan, jasa undangan, jenis tenda, dan lain-lain yang diperlukan.

Catat semua dan rincikan biayanya. Kalau waktu menikah Anda masih cukup lama, Anda bisa mengkalkulasikannya terlebih dahulu. Anda harus ingat, setiap tahun terjadi kenaikan inflasi dan itu akan berpengaruh dengan kenaikan harga-harga di pasar. Kenaikan inflasi di Indonesia sekitar 5% setiap tahun.

Jadi, Anda bisa hitung-hitung, kalau Anda me-listing tahun ini dan berencana menikah tahun depan, maka hitunglah kenaikan total 5% dari harga sebelumnya. Apabila Anda menikah dua tahun lagi, maka total rincian biaya pada tahun ini harus Anda kalikan 10%.

Mulai Menabung

Setelah Anda mengetahui mengenai rincian biaya pernikahan. Sekarang waktunya Anda mencoba untuk berdiskusi dengan kekasih. Anda bisa menyiapkan dana bersama, dan jangan dibebankan biaya pernikahan hanya kepada pihak laki-laki. Apa lagi membebankan biaya pernikahan kepada orang tua. Cara yang bijak adalah mencoba untuk mengumpulkan dengan cara menabung bersama.

Meskipun Anda harus menabung bersama-sama, bukan berarti Anda harus menggabungkan tabungan dengan satu rekening. Cobalah untuk memisahkan tabungan tersebut secara bersama. Anda berdua tinggal menyepakati berapa jumlah tabungan masing-masing dari pendapatan kalian berdua.

Kalian bisa menyepakati untuk menabung 10% dari penghasilan masing-masing setiap bulan untuk biaya menikah. Anda juga bisa menggunakan rekening dengan biaya administrasi rendah. Bisa juga menggunakan rekening tanpa ATM. Jika Anda perlu uang, Anda tidak serta merta mengambil dana tersebut.

Terapkan Gaya Hidup Hemat

Menahan kesenangan untuk sementara tidak masalah kok. Anda bisa dengan mudah melakukannya. Banyak cara yang bisa Anda coba untuk hidup lebih hemat. Misal, setiap dua hari sekali membeli kopi atau minuman kekinian dengan harga yang lumayan besar, coba untuk mengurangi itu. Sebaiknya uangnya Anda tabung untuk persiapan pernikahan.

Selain itu, Anda juga bisa menghemat dari segi tempat tinggal. Jika memang Anda masih tinggal di satu kota dengan orang tua, hanya terpaku dengan jarak tempuh yang menurut Anda bisa melelahkan Anda. Membuat Anda Nge-Kos dengan alasan lebih dekat dengan kantor, Anda bisa mengurangi pengeluaran tempat tinggal dengan pulang ke rumah, daripada menyewa kosan. Namun, jika rumah orang tua di luar kota, Anda bisa mencoba untuk menggunakan cara lain demi menghemat gaya hidup Anda.

Jika harga kosan Anda sebulan sebesar Rp 1,2 juta belum dengan listrik dan air yang mencapai Rp 300 ribu, Anda bisa lebih hemat tanpa kos. Uang yang biasa Anda gunakan untuk membayar kos, bisa Anda pakai untuk menabung. Bukan kah itu lebih baik demi mengumpulkan uang untuk pernikahan?

Baca Juga : 7 Kebiasaan Buruk Penggunaan Uang, Bikin Hidup Tak Tenang

Bawa Bekal Ke Kantor

Salah satu gaya hidup hemat selanjutnya adalah dengan membawa bekal makan siang ke kantor. Buat kalian yang bekerja di kota-kota besar dan gedung tinggi, kalian pasti tahu berapa biaya makan kalian dalam satu hari. Bisa Rp 25.000 – Rp 30.000. Coba hitung angka makan Anda tersebut dengan hari kerja, anggaplah seminggu 5 hari. Satu bulan biasanya terhitung 22 hari kerja.

Kalau Anda sekali makan sekitar Rp 25.000 sehari di kali 22 hari, maka total biaya makan Anda dalam satu bulan sebesar Rp 550.000. Jika Anda makan sehari Rp 30.000 maka sebulan Anda menghabiskan biaya makan siang hingga Rp 600.000. Angka ini mungkin bisa lebih bisa kurang, semua berdasarkan apa yang Anda makan.

Kalau Anda membawa bekal, dengan hasil masakan dari orang tua atau masak sendiri, mungkin Anda bisa menghabiskan setengah dari biaya makan harian Anda. Sisa dari uang makan itu bisa Anda masukan ke dalam tabungan untuk bekal menikah.

Beruntunglah bagi Anda yang mendapatkan makan siang dari kantor. Anda bisa lebih hemat uang untuk makan siang. Sehingga uangnya bisa Anda tabung untuk keperluan pernikahan nantinya.

Gak Perlu Terlalu Sering Kencan Keluar

Mengumpulkan uang untuk pernikahan memang butuh pengorbanan. Sama seperti pengorbanan Anda mendapatkan dia. Eeehhh.

Salah satu perjuangan yang Anda lakukan untuk mengumpulkan uang pernikahan dengan tidak terlalu sering pergi kencan keluar. Biaya kencan tidak murah loh. Bayangkan sekali pergi keluar Anda bisa menghabiskan uang minimal Rp 300.000. Yah, kalau untuk sekedar kencan sambil makan dipinggir jalan tidak sampai menghabiskan uang yang besar.

Tetapi, kalau Anda pergi kencan ke Mall. Untuk menonton satu film aja minimal Anda mengeluarkan uang cukup banyak. Coba kita rincikan.

Nonton Film @ Rp. 50.000 – Rp. 75.000

Rp. 100.000 – Rp 150.000

Makan @ Rp. 50.000 – Rp. 100.000 Rp. 100.000 – Rp 200.000
Jajan Rp. 50.000
Parkir Rp. 10.000 – Rp. 40.000

Kalau di total, pengeluaran sekali keluar sekitar Rp 260.000 sampai dengan Rp 390.000. Belum dengan biaya bensin dan biaya lainnya loh. Sekali kencan bisa saja menghabiskan uang Rp 500.000. Setidaknya, jika Anda menonton dan makan Anda bisa menghabiskan waktu minimal sekitar 4 jam di dalam Mall. Anda bisa hitung berapa biaya parkir kendaraan. Kalau menggunakan motor mungkin pertambahan dalam satu jam sekitar Rp 2000 – Rp 3000/jam. Tetapi kalau mobil bisa mencapai Rp 4000- 8000/jam

Coba bayangkan berapa uang yang Anda keluarkan hanya untuk dua kali kencan setiap bulan? Kalau uang kencan dipakai buat tambahan tabungan nikah, bisa lebih cepat kan kekumpulnya?

Beli Dengan Mencicil

Pernikahan memang membutuhkan uang yang tidak sedikit. Untuk itu, daripada membeli langsung cukup memberatkan. Sebaiknya Anda mencicil perlengkapan untuk pernikahan. Jika Anda sudah ada uang yang cukup untuk membeli perhiasan sebagai mahar pernikahan, belikan lah.

Ketika ada uang untuk membeli souvenir, belikanlah. Tentu cara ini bisa membuat Anda dan pasangan terasa ringan. Cari uang untuk nikah memang memberatkan, tetapi jika semua dilakukan dengan mencicil itu tidak akan berat. Terlebih jika Anda memang benar-benar mengumpulkan bersama.

Bergabung Menjadi Accurate Partner

Menjadi Accurate Partner memang tidak akan membuat tabungan pernikahan Anda menjadi meningkat secara drastis. Tetapi setidaknya bisa membantu Anda dalam mengumpulkan uang untuk pernikahan. Biaya pernikahan yang tidak sedikit, membuat Anda harus mencari pekerjaan sampingan yang bisa membantu keuangan Anda.

Accurate.Partner adalah salah satu platform yang akan menemukan para merchant dengan agen-agen untuk mempromosikan berbagai jenis produk dan layanan jasa. Setiap promosi tentu Anda sebagai agent akan mendapatkan komisi, selain itu Anda juga bisa mendapatkan komisi dari hasil closing yang berhasil Anda lakukan.

Saat ini, Accurate.Partners sudah bekerjasama dengan software Accurate Online, salah satu software top brand asal Indonesia. Setiap agen yang berhasil menjual Accurate Online, berhak mendapatkan komisi Rp 500.000. Belum lagi komisi promosi yang Anda lakukan setiap harinya. Makin banyak komisi, makin memudahkan Anda dalam mengumpulkan digit rupiah sebagai tabungan pernikahan.

Penutup

Mengumpulkan uang untuk pernikahan memang perjuangan yang harus dilakukan. Meskipun membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan hasilnya. Tetapi jika Anda mencari dan mengelola penghasilan dengan serius dan bijak, Anda bisa mengumpulkan dana pernikahan dengan mudah. Kalau Accurate Partners tidak menyarankan Anda menikah dengan modal yang berasal dari berhutang. Lebih baik Anda mengumpulkan uang untuk pernikahan secara perlahan. Diskusikanlah bersama pasangan kalian.

Artikel Terkait

Hilangkan Sikap Foya Dengan 8 Cara Bijak Menghabiskan Uang

rumi

Berpikir Ulang Tentang Uang

rumi

7 Kebiasaan Buruk Penggunaan Uang, Bikin Hidup Tak Tenang

rumi

Leave a Comment