Peluang Bisnis Sederhana; Perbedaan Dropshipp, Reseller, Hingga Affiliate Marketing

Ada tiga peluang bisnis sederhana yang bisa dijalankan oleh siapa saja dan dimana saja. Kita akan membahas ketiga peluang usaha dropshipp, reseller, dan affiliate marketing tersebut dan bagaimana menjalankan peluang usaha itu hingga sukses. Serta perbedaan dropshipp, reseller, dan affiliate marketing.

Mungkin saat ini Anda masih bertanya-tanya mengenai perbedaan dari ketiga jenis usaha itu. Ketiganya berbeda, namun hampir-hampir mirip. Terkadang sangat membingungkan bagi orang awam yang baru ingin memulai bisnis di internet.

Kadang juga ada yang bertanya, lebih mudah yang mana untuk dijalankan dan lebih besar yang mana keuntungannya. Kali ini, Accurate.Partners akan membantu Anda untuk memilih mana yang cocok untuk Anda jalankan dengan membahasnya secara rinci.

Perbedaan Dropshipp, Reseller, dan Affiliate Marketing

Dropshipp

Sekarang, sebelum membahas mengenai perbedaannya, kita akan membahas mengenai dropshipp itu apa. Menurut beberapa sumber, seperti Cermati.com dropshipp adalah orang yang menjual produk dari supplier, tapi tidak membeli untuk menyetok barang tersebut.

Lalu gimana cara kerjanya dropshipp? Pertanyaan ini pasti akan muncul di kepala Anda. Dropshipp merupakan salah satu teknik berjualan tanpa menyetok barang. Anda sebagai dropshipp hanya memposting foto produk yang Anda jual. Setelah ada pesanan, Anda tinggal menghubungi supplier, dan semua proses pengepakan hingga pengiriman akan dilakukan oleh supplier.

Modal

Sekarang membahas modal sebagai dropshipper, rata-rata para dropshipper tidak mengeluarkan modal untuk membeli barang. Mereka hanya mengeluarkan modal untuk smartphone, pulsa, dan kuota internet untuk memasarkannya.

Risiko

Risiko pertama yang mungkin Anda temui ketika menjadi dropshipper adalah ketika barang yang konsumen pesan, tidak ada di supplier. Terkadang ini membuat konsumen merasa kecewa. Inilah yang menjadi salah satu risiko menjadi seorang dropshipper.

Risiko satu lagi yang sering terjadi pada dropshipper, Anda akan di hubungi konsumen yang komplain, jika produk tidak sesuai pesanan. Mereka tidak akan menghubungi supplier, karena mereka merasa membeli dari Anda dan itu menjadi tanggung jawab Anda.

Reseller

Setelah membahas mengenai dropshipper, kini kita akan bahas mengenai reseller. Apa itu reseller dan bedanya dengan dropshipper apa. Bagaimana cara kerjanya menjadi reseller akan kita bahas bersama di artikel kali ini.

Reseller sebenarnya tidak beda jauh dengan pedangan pada umumnya. Tetapi istilah ini cukup tenar di kalangan penjual online. Seorang reseller adalah orang yang membeli produk secara banyak dari supplier, lalu dia menjualkan kepada konsumen. Istilahnya, si reseller ini akan menyetok barang tersebut.

Modal

Bagaimana dengan modalnya? Tergantung, Anda punya modal berapa. Maka itulah yang bisa Anda belanjakan dan Anda bisa mendapatkan barang dari supplier tergantung dari berapa modal yang Anda miliki. Semakin besar modal yang Anda miliki, semakin banyak barang yang Anda dapatkan.

Berbeda dengan dropshipper, Anda tidak perlu modal dan membeli barang dari supplier. Cukup minta foto produk dari supplier, dan Anda mencarikan pembelinya. Anda akan mendapatkan keuntungan dari sana.

Risiko

Jika menjadi dropshipper, risiko yang ditanggung adalah ketika barang yang di pesan tidak tersedia di supplier. Jika reseller memiliki risiko barang yang Anda jual tidak laku. Sehingga membuat produk menumpuk di gudang atau di toko.

Untuk menghabiskan barang, Anda harus menjualnya secara lebih kreatif, agar produk tidak ada yang menumpuk di rumah. Ini bisa menjadi salah satu cara yang cukup efektif untuk Anda lakukan untuk melakukan produk tersebut.

Affiliate Marketing

Setelah membahas dua peluang usaha sederhana yang cukup populer di atas, masih ada satu peluang usaha yang bisa Anda coba, yakni Affiliate marketing. Seperti yang telah di bahas cukup lengkap di artikel Menjadi Affiliate Marketing: Cara Simple dapat Uang Di Internet. Jadi kita tidak akan banyak membahasnya disini.

Betulkah Affiliate Marketing Mudah?

Yah, pertanyaan itu sering sekali muncul dibenak para pemula dari bisnis affiliate marketing, affiliate marketing menjadi salah satu peluang bisnis yang memang cukup mudah dan cukup menjanjikan. Tetapi, maksudnya mudah bukan berarti dalam satu malam Anda bisa mendapatkan untung hingga jutaan.

Semua ada proses yang harus Anda jalani untuk bisa mendapatkan untung tersebut. Anda harus membangun ekosistem dan mendapatkan konsumen yang benar-benar membutuhkan produk yang Anda jual saat ini. Karena, produk affiliate umumnya produk untuk kalangan tertentu.

Kali ini, kita akan membahas terkait peluang bisnis sederhana dari menjadi affiliate marketing. Bagaimana peluangnya saat ini? Ternyata peluang di bisnis affiliate marketing masih cukup besar loh. Rata-rata produk yang di jual secara affiliate marketing adalah produk digital, yang mana produk tersebut sedang sangat dibutuhkan saat ini.

Modal

Bagaimana dengan modal menjadi affiliate marketing? Ternyata affiliate marketing hampir mirip dengan dropshipper. Anda tidak secara langsung menjual produk dan membeli produk itu untuk di jual kembali. Tetapi Anda menjual produk melalui link yang Anda dapatkan ketika mendaftarkan diri menjadi affiliate.

Untuk modal sendiri, affiliate marketing tidak meminta Anda untuk membayar saat registrasi. Hal penting Anda hanya perlu mendaftar dan menyebarkan link penjualan yang Anda dapatkan ketika mendaftar. Jadi Anda harus menyebar link kepada orang-orang target market Anda.

Salah satu contoh produk affiliate marketing adalah Accurate Online. Dengan komisi yang menarik untuk Anda coba dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Nah bagaimana caranya? Yuk langsung aja daftar dan simak tentang Accurate Digital Partner, sebutan untuk para affiliate marketing Accurate Online dibawah ini.

Keuntungan

Dari ketiga peluang bisnis sederhana tersebut, kira-kira yang mana yang paling untung? Ini mungkin ulasan yang paling ditunggu-tunggu. Dari ketiga hal tersebut bagaimana dengan keuntungannya?

Dropshipp

Bagaimana untung dropshipper? Dropshipper bisa untung mulai dari 20-30 % dari harga barang yang dijual. Apakah bisa lebih untung? Bisa saja, asal Anda bisa pandai mengatur komisi dengan harga jual yang akan Anda berikan kepada konsumen.

Anda bisa menaikan harga, tetapi jangan terlalu tinggi untuk mendapatkan untung yang lumayan dari profesi sebagai dropshipp. Itulah keuntungan yang bisa Anda dapatkan. Tetapi terkadang, supplier mengatur harga jual kepada konsumen, disinilah susahnya mendapatkan untung besar dari bisnis dropshipp.

Reseller

Berarti lebih besar reseller? Jika berbicara keuntungan reseller, ada yang mengatakan keuntungan reseller lebih besar dibandingkan dengan dropship. Mengapa? Karena supplier sering memberikan harga termurah kepada reseller dibandingkan kepada dropshipper.

Disinilah keuntungan yang bisa Anda raih. Bahkan Anda bisa mendapatkan keuntungan mencapai 50 % dari harga produk tersebut. Wah cukup besar bukan? Apa lagi Anda bisa mengatur harga jual sendiri. Mau agak mahal ataupun agak murah. Semua bisa Anda atur.

Affiliate Marketing

Gimana dengan affiliate marketing? Wah kalau yang satu ini, keuntungan yang diperoleh bisa cukup besar loh. Bahkan ada produk yang berani memberikan komisi hingga 70% untuk affiliate marketers. Kalau Accurate Online, jika Anda berhasil memberikan penjualan, Anda akan mendapatkan komisi Rp 400 ribu untuk setiap satu closing. Lumayan bukan?

Kesimpulan

Itulah 3 peluang bisnis sederhana yang bisa Anda coba. Sekarang, semua keputusan ada di tangan Anda. Bisnis apa yang menurut Anda mudah dan bisa dijalankan sebagai bisnis sampingan. Ketika sudah besar, Anda akan mampu menghasilkan uang lebih banyak dari bisnis tersebut.

Ketiganya memang cukup mudah dijalankan, bukan berarti Anda bisa berhasil mendapatkan keuntungan dalam satu malam ataupun satu bulan. Semua bisa sukses, ketika Anda berhasil untuk membangun sistem bisnis terbaik dan bisa di rasakan oleh banyak orang. Selamat mencoba dan Salam Sukses!

Share With:
Rate This Article