Perhatikan! 11 Kesalahan Menggunakan Sosial Media untuk Bisnis

Bagi seorang Accurate Digital Partner (ADP), Instagram menjadi salah satu senjata utama untuk mendapatkan customer hingga closing. Tetapi masih banyak ADP yang melakukan kesalahan dalam menggunakan sosial media. Kali ini, Accurate.partners akan membantu teman-teman ADP untuk bisa menghindari kesalahan menggunakan sosial media untuk bisnis yang sering ditemui.

Media sosial bisa menjadi salah satu cara promosi yang paling ampuh untuk meningkatkan branding dan meningkatkan basis pelanggan yang tepat. Tidak semua para pemilik bisnis mampu memanfaatkan sosial media dengan benar termasuk para ADP.

Padahal, jika sosial media dilakukan dengan benar, Anda juga akan mendapatkan potensi besar dari sosial media. Bahkan mungkin, Anda bisa memiliki pendapatan yang besar dari sosial media yang dilakukan dengan efektif. Untuk itu, Accurate.partners akan membantu teman-teman ADP untuk lebih mengasah skill sosial media. Di artikel kali ini, akan dibahas mengenai beberapa kesalahan yang sering ditemui pada ADP.

Apa Saja Kesalahan di Sosial Media yang Harus Dihindari oleh ADP?

Terlalu Banyak Menggunakan Sosial Media

Sebagai seorang ADP, mungkin Anda ingin mencoba mendapatkan banyak konsumen dari berbagai sumber. Sehingga Anda menggunakan semua channel sosial media. Cara ini, sebenarnya tidak salah. Tetapi, pertanyaannya apakah Anda bisa fokus mengelola semua sosial media tersebut?

Memiliki platform sosial media yang banyak mungkin menjadi salah satu cara yang paling efektif untuk meningkatkan branding dan mendapatkan closing lebih cepat. Tetapi, jika sosial media tersebut Anda urus sendiri, tentunya akan sangat sulit untuk mengelolanya. Malah, bisa jadi Anda kewalahan dalam mengelola sosial media tersebut.

Untuk mengelola sosial media bisnis, kita diharuskan mampu menangani semua kebisingan yang ada di dalamnya. Seperti komentar negatif, postingan kompetitor, dan lainnya. Jika Anda tidak bisa fokus menggunakan banyak sosial media, cobalah untuk memanfaatkan satu atau maksimal 2 sosial media terlebih dahulu.

Tidak Memiliki Strategi

Hindari kesalahan mengelola sosial media, tanpa memiliki strategi yang tepat untuk menargetkan audience Anda. Cobalah untuk mengembangkan strategi media sosial Anda, itu akan menjadi pondasi penting dalam menyasar audience yang tepat.

Strategi media sosial bukan hanya fokus dengan postingan setiap hari, Strategi pemasaran media sosial yang efektif, Anda harus tahu, apa yang akan menjadi tindakan calon konsumen ketika mereka menemukan akun sosial media Anda. Hal ini akan membuat Anda mampu dalam menentukan konten-konten apa yang akan Anda buat untuk konsumen Anda.

Menjadi ADP memang cukup nyaman, karena konten untuk media sosial sudah disiapkan oleh tim Accurate.Partners, tetapi Anda sebagai ADP tidak bisa memanfaatkan konten ini saja. Anda tetap harus mengeluarkan konten-konten milik Anda sendiri.

Selalu Pantau Analytics

Banyak para ADP yang mungkin hanya sekedar menggunakan sosial media untuk mencari audience, cuma posting konten dan follow orang-orang tanpa melihat analytics sosial media yang ada, untuk memantau berhasil atau tidaknya postingan yang Anda buat.

Hasil dari result yang Anda lakukan, bisa mengetahui apakah kampanye iklan Anda sukses atau tidak. Jika iklan tersebut cukup terukur dan tepat sasaran, jika tidak, Anda bisa segera merubah kampanye iklan Anda hingga menjadi lebih optimal. Tentunya tetap berpegang teguh dengan tujuan bisnis Anda.

Berpikir Semua Sosial Media Sama

Mungkin poin yang keempat ini, masih memiliki kaitan yang sama dengan poin pertama. Banyak bisnis, bahkan brand besar yang menganggap semua platform sosial media itu sama. Bahkan tim sosial medianya, melakukan posting konten yang sama antara satu sosial media dengan sosial media lainnya.

Ini adalah kesalahan terbesar yang sering dilakukan setiap orang yang memanfaatkan sosial media untuk bisnis. Sebagai ADP, Anda harus menghindari hal ini.

Setiap sosial media memiliki keunikan tersendiri, Platform media sosial yang berbeda memiliki perbedaan dari segi fitur, cara pemasaran, hingga beragam audience yang memiliki demografi, perilaku, dan minat yang berbeda. Sehingga Anda sebagai ADP harus bisa menemukan keunikan dan campaign yang tepat untuk setiap platform sosial media.

Copy Paste Ide dari Brand Lain atau Kompetitor

Sering sekali, kita kehabisan ide. Lalu mencontek posting brand lain maupun sekedar idenya saja. Kesalahan menggunakan media sosial yang satu ini, coba untuk jangan dilakukan. Mengapa? Karena Anda harus bisa membuat target market Anda selalu penasaran dengan konten-konten yang Anda buat dan menjadi ciri khas dari sosial media Anda.

Sebuah akun media sosial akan tampak lebih baik, jika Anda bisa membuat sebuah konten-konten di media sosial, baik itu konten foto, video, maupun kata-kata dan isi pesan berbeda dan unik dari kompetitor atau brand lain. Sehingga akan meningkatkan keterlibatan pengguna Anda.

Tidak Mau Membalas Pesan dari Audience

Banyak pemilik akun media sosial bisnis yang enggan membalas komentar yang diberikan oleh audience Anda. Padahal, semakin banyak Anda merespon (baik dengan memberikan like atau membalasnya), ini akan membuat pelanggan semakin senang.

Setiap komentar di sosial media, merupakan peluang untuk meningkatkan engagement dan menggundang lebih banyak orang untuk ikut berpartisipasi. Dan saat Anda ikut aktif, Anda akan mengharapkan pertumbuhan pengikut hingga engagement yang tinggi dari audience Anda.

Menghindari bahkan Menghapus Komentar Negatif

Kesalahan menggunakan sosial media untuk bisnis lainnya yakni selalu menghindari komentar negatif di postingan yang Anda buat. Sering sekali, kita melihat ketika ada pelanggan atau netizen yang komentar pedas, sering sekali kita mengabaikannya, bahkan menghapus komentar tersebut.

Jika Anda berpikir lebih jauh, konsumen yang sering berkomentar pedas bisa kita jadikan konsumen setia loh. Bahkan apabila Anda membalas postingan tersebut, ini akan menjadi upaya untuk meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap Anda. Pelanggan akan menganggap Anda cukup care untuk membalas setiap komentar.

Apabila Anda menghadapi kasus seperti ini, cobalah untuk menyelasaikan dengan menghadapinya secara serius. Cobalah bawa mereka ke ranah yang lebih private untuk bisa menangani permasalahan apa yang di alami oleh pelanggan.

Tidak Menyasar Target Pasar Anda

Kesalahan menggunakan sosial media yang sering terjadi pada para pebisnis, maupun pada pengguna media sosial bisnis pemula yakni tidak menyasar target yang tepat. Ketika Anda sudah menggunakan sosial media untuk bisnis, Anda tidak bisa hanya sekedar melakukan follow terhadap semua orang yang mungkin mereka tidak tertarik dengan produk yang Anda tawarkan.

Media sosial untuk bisnis adalah tempat Anda dapat menemukan calon konsumen potensial produk yang Anda jual. Jika Anda seorang ADP, maka target pasar Anda adalah para pemilik UKM dan pelaku bisnis yang sedang membutuhkan Accurate Online, sehingga mereka lah orang-orang yang harus Anda cari sebagai target pasar yang Anda miliki.

Jangan Selalu Jualan

Media sosial bukan tempat Anda menjual secara jor-joran. Tetapi tempat Anda bisa menjalin hubungan dengan calon konsumen. Begitupun para pengguna sosial media, mereka juga ingin terhubung dengan orang. Untuk itu, jangan selalu menjadikan media sosial untuk berjualan.

“Kan media sosial bisnis saya untuk bisnis, kok gak boleh jualan?” Yah benar, media sosial Anda adalah untuk jualan. Tetapi bukan berarti Anda harus jualan terus menerus. Anda harus menyisihkan konten-konten menghibur, edukasi, dan informatif untuk bisnis Anda.

Dengan begitu, konsumen akan merasa nyaman berada di akun bisnis Anda. Jadikan media sosial sebagai tempat bersosialisasi antara brand dengan calon konsumen dan konsumen. Ini adalah salah satu cara untuk membangun kepercayaan konsumen terhadap brand.

Membeli Followers

Kesalahan berikutnya yang sering ditemukan oleh pebisnis di media sosial adalah membeli followers. Padahal ini kesalahan terbesar, Hal ini hanya membuat kesan bahwa followers Anda banyak, tetapi ketika di lihat postingan. Keterlibatan followers sangat rendah, ini bisa membuat brand Anda hancur dan malah ditinggalkan oleh para followers sebenarnya.

Tidak Menggunakan Fitur Promosi Berbayar

Menganggap belum mendapatkan untung, banyak pebisnis enggan menggunakan fitur promosi berbayar untuk bisnis mereka. Sebagai ADP, Anda tidak boleh mengabaikan manfaat dari fitur promosi berbayar yang tersedia di beberapa platform sosial media, seperti Instagram dan Facebook.

Sekali-kali, Anda harus mencoba untuk memakai keduanya. Cara ini akan cukup mudah untuk menggaet pelanggan, karena promosi berbayar bisa langsung tertuju kepada target pasar Anda. Jika Anda sebagai ADP menargetkan orang-orang yang sedang kesulitan untuk pembukuan, Anda bisa membuat iklan untuk menyasar mereka.

Kesimpulan

Jika Anda saat ini sudah menjalankan aktivitas di sosial media, setelah membaca artikel ini Anda bisa melakukan perbaikan dan melakukan revisi sosial media bisnis Anda. Perbanyak informasi tentang sosial media untuk bisnis, sehingga Anda bisa membuat pendekatan-pendekatan terbaik untuk bisa mendapatkan closing Accurate Online lebih banyak dari sosial media.

Kesalahan menggunakan sosial media untuk bisnis pun sering dilakukan oleh banyak penggunanya. Hal tersebut akan merugikan Anda. Pengetahuan ini, tentunya bisa membantu Anda untuk mendapatkan lebih banyak konsumen dari sosial media dan mendorong Anda mendapatkan lebih banyak closing.

Share With:
Rate This Article