29.3 C
Jakarta
April 22, 2021
Insight

Indonesia Terancam Resesi, 6 Persiapan Menghadapi Resesi

e-book

Indonesia terancam terdampak resesi di September 2020 jika pertumbuhan ekonomi di Juli dan Agustus 2020 tidak juga membaik. Pandemi Covid-19 masih menjadi momok bagi Indonesia, belum berhentinya pandemi membuat ekonomi harus terkontraksi dengan pertumbuhan minus di dua kuartal belakangan. Bagaimana masyarakat melakukan persiapan menghadapi resesi ?

Memang saat ini banyak yang menganggap resesi sama dengan krisis yang terjadi pada 1998. Hingga banyak orang menahan uang mereka untuk berbelanja, maupun melakukan hal konsumtif. Sehingga perekonomian menjadi menurun. Belum lagi, banyak karyawan yang mengalami penurunan pendapatan akibat di rumahkan dan di PHK oleh tempat mereka bekerja.

Kepanikan saat resesi memang cukup merisaukan masyarakat dan pelaku usaha. Mereka takut akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sebagai masyarakat, ada beberapa hal yang mesti kita persiapkan menjelang resesi yang mungkin bisa saja menimpa Anda semua.

Perkuat Dana Darurat

Mungkin selama ini Anda tidak pernah terpikirkan mengenai dana darurat. Padahal dana darurat sangat penting ketika mengalami masa-masa krisis seperti resesi. Memang dana darurat harus dipersiapkan jauh-jauh hari, agar jumlahnya bisa cukup besar dan bisa menjadi asupan bertahan beberapa bulan ke depan. Jika terjadi hal darurat, dana tersebut bisa Anda gunakan.

Berapa jumlah dana darurat yang harus dipersiapkan? Menurut berbagai sumber, dana darurat haruslah 30% dari total jumlah pengeluaran bulanan. Dimasa krisis seperti saat ini, dana darurat bisa Anda tingkatkan menjadi lebih dari 6 sampai 12 kali lipat.

Dana ini bisa digunakan, bilamana Anda di PHK, di rumahkan tanpa gaji. Bagi pengusaha, dana darurat bisa Anda gunakan saat omzet mengalami penurunan dikarenakan daya beli, dan operasional perusahaan yang harus dikeluarkan dari kantong sendiri.

Membayar Utang

Persiapan selanjutnya yang harus Anda lakukan ketika resesi seperti saat ini dengan membayar semua utang yang Anda miliki. Mengapa? Resesi bisa membuat kondisi ekonomi memburuk, dan membawa perekonomian menjadi serba tidak pasti.

Mumpung masih ada waktu, jika Anda memiliki dana tabungan yang masih bisa digunakan untuk membayar hutang-hutang Anda, sebaiknya Anda membayarnya. Hal ini untuk membebaskan Anda dari tekanan masa depan yang belum bisa dipastikan. Jika Anda memiliki hutang, Anda bisa mencoba untuk mencicilnya pelan-pelan kepada orang yang pernah memberikan hutang kepada Anda.

Hindari Sikap Konsumtif

Menahan diri untuk tidak bersikap konsumtif menjadi cara terbaik menghadapi resesi. Banyak orang yang tidak mempersiapkannya dengan matang, karena tidak tahu apa itu resesi. Oleh karena itu, Anda wajib untuk mampu menahan diri tidak membeli sesuatu yang memang tidak diperlukan.

Mampu mengendalikan uang, menjadi salah satu persiapan menghadapi resesi yang sudah di depan mata. Bukan berarti Anda harus pelit, tetap belanja kebutuhan yang memang diperlukan. Tunda mengikuti keinginan, selalu sisihkan uang yang masih tersisa ke dalam tabungan Anda. Lakukanlah untuk bisa lebih hemat.

Anda bisa menahan untuk tidak membeli barang-barang bersifat konsumtif, serta tidak perlu untuk makan diluar terlalu sering. Sebaiknya untuk perbanyak makan di rumah dan memasak sendiri untuk lebih hemat lagi. Cara sederhana ini bisa menahan uang Anda menjadi lebih bermanfaat.

Tetap Menjaga Kesehatan

Dalam masa resesi, menjaga kesehatan menjadi hal penting untuk Anda lakukan. Mengapa? Ketika Anda sakit atau ada anggota keluarga yang sakit, tentu pengeluaran juga akan meningkat. Menjaga kesehatan menjadi satu hal penting.  Biasakan hidup bersih dan sehat akan membantu Anda untuk tetap dalam kondisi prima.

Bagaimana caranya? Coba untuk selalu mengatur pola makan, makan makanan bergizi, hingga perbanyak olahraga. Tidak perlu bepergian jika memang tidak diperlukan, terlebih di kondisi pandemi Covid-19, Anda harus tetap menjaga kesehatan dan mengikuti protokol kesehatan yang telah digaungkan pemerintah.

Meningkatkan Keterampilan

Terjadinya resesi tentu akan membuat beberapa perusahaan harus melakukan PHK kepada karyawan, dan ini akan membuat persaingan dalam mendapatkan pekerjaan akan lebih sulit. Pastinya hal ini akan membuat Anda merasa was-was dalam kondisi seperti ini.

Usahakanlah untuk meningkatkan keterampilan Anda. Lakukanlah investasi untuk diri Anda demi memperluas basis pengetahuan baru. Anda bisa mencoba beberapa ilmu baru yang mungkin tidak terlalu goyah akibat resesi seperti saat ini.

Ikutilah berbagai kursus online atau offline agar Anda bisa meningkatkan diri demi mendapatkan hasil yang besar. Kemampuan baru mungkin bisa membantu Anda untuk mendapatkan pekerjaan baru maupun membuat Anda bisa membuka usaha baru untuk menjadi seorang wiraswasta.

Bahkan baru-baru ini ada seorang pilot yang harus menjual mie ayam. Akibat dari pandemi Covid-19 membuat dirinya harus mencari cara baru untuk tetap bisa hidup dan asap dapur tetap mengebul. Satu-satunya cara dengan mengasah keterampilan yang ada dalam diri.

Memulai Bisnis

Masih punya tabungan? Bersiap untuk menghadapi sesuatu yang tidak diinginkan. Mulailah untuk menjalankan bisnis sebagai persiapan menghadapi resesi. Bisnis bisa menjadi salah satu cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan di masa resesi.

Anda bisa memanfaatkan aset yang Anda miliki sebagai satu cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan saat resesi. Memulai bisnis menjadi satu cara yang cukup menjanjikan untuk Anda lakukan. Resesi terlewati, Anda juga tetap bisa menjalankan usaha tersebut. Mungkin Anda bisa ekspansi usaha Anda menjadi lebih baik dan lebih besar lagi. Tentu ini akan memudahkan Anda dalam mendapatkan penghasilan tambahan lainnya. Mau coba?

Resesi akan berdampak besar terhadap perekonomian, baik itu perekonomian Negara, bisnis, hingga individu. Semua orang akan menjaga-jaga untuk terhindar dari resesi. Hampir semua Negara mengalami resesi, dengan kondisi ekonomi yang belum stabil seperti ini, tentu sebagai masyarakat Anda harus melakukan persiapan menghadapi resesi dengan lebih pandai mengelola uang.

Modal Tambahan

Artikel Terkait

Penting! Indonesia Menjelang Resesi, 6 Persiapan Menghadapi Resesi untuk Milenial

rumi

6 Kesalahan Ketika Membangun Bisnis Keagenan Accurate Digital Partner

rumi

4 Langkah Mudah Mencapai Kebebasan Finansial

rumi

Leave a Comment