Selain Tidak Bisa Kerja Di Rumah, 7 Profesi ini Juga Rentan Terpapar Corona

Menyebarluasnya pandemi Corona (Covid-19) di Indonesia membuat sebagian besar perusahaan di Jakarta dan kota-kota besar menerapkan Work From Home (WFH). Namun, tidak semua profesi bisa bekerja dari rumah loh. Malah mereka terus bekerja, meski sudah ada anjuran bekerja di rumah. Accurate.partners akan memberikan daftar profesi tidak boleh WFH juga rentan terpapar Corona atau Covid-19.

Dibalik kebahagiaan bisa bekerja di rumah, jadi bisa lebih dekat dengan keluarga. Tapi ada beberapa profesi yang tidak bisa melakukan pekerjaannya  di rumah. Tentu hal ini membuat kita merasa iba dengan mereka yang tidak bisa bekerja di rumah. Terlebih sebagian besar dari mereka sangat rentan terpapar Corona.

Profesi yang tidak bisa Kerja Di rumah Selama Masa Social Distancing

Tenaga Medis

Photo by prostooleh from Freepik.com

Tentu profesi pertama yang tidak bisa bekerja di rumah para pekerja medis rumah sakit. Mereka harus tetap bekerja secara penuh untuk merawat pasien-pasien PDP, ODP, maupun pasien positif Covid-19. Bahkan ada dokter spesialis paru yang selalu bekerja hingga pukul 3 pagi setiap hari untuk merawat para pasien Corona. Akhirnya, dokter tersebut harus di rawat di ICU akibat kelelahan.

Mereka adalah orang-orang garda terdepan yang menangani para pasien di rumah sakit. Selain tidak dapat work from home, merekalah yang cukup rentan  terpapar corona.

Di Wuhan, tempat awal menyebarnya virus ini. Banyak para tenaga medis yang ikut tertular. Bahkan di Negara-negara lain, banyak petugas kesehatan yang harus di karantina setelah merawat para pasien Corona di rumah sakit tempat mereka bekerja.

Petugas Perbankan

Meskipun beberapa bank menerapkan karyawannya untuk work from home, tetapi hal tersebut tidak berlaku bagi para petugas garda terdepan. Seperti petugas front line, customer service, dan para pekerja di caban-cabang bank. Mereka tidak bisa bekerja di rumah untuk mengelola transaksi Anda.

Selain tidak bisa WFH, mereka juga menjadi daftar orang yang sangat rentan terpapar virus. Sebab mereka akan bertemu banyak orang untuk melakukan transaksi, serta mereka memegang uang  dari setiap orang. Kabarnya uang merupakan salah satu media yang bisa menularkan virus Covid-19. Seperti yang telah terjadi pada beberapa pegawai bank yang terkena virus Corona.

Penjaga Swalayan dan Pemilik Toko

Photo by pch.vector from Freepik.com

Profesi selanjutnya yang tidak bisa bekerja WFH dan terus bekerja di tempat keramaian adalah para penjaga swalayan dan pemilik toko. Mereka tidak bisa libur, bisa-bisa kalau mereka libur, pasokan barang akan terganggu. Tentu hal ini akan menganggu perekonomian.

Dibalik itu, para penjaga swalayan dan pemilik toko, sama seperti petugas perbankan yang selalu bertemu dengan berbagai macam orang yang bertransaksi. Dan para penjaga swalayan dan pemilik toko tidak mengetahui apakah konsumen yang datang sudah terpapar apa belum.

Pengemudi

Pengemudi di kota-kota cukup banyak dan beragam. Mulai dari para pengemudi taksi, pengemudi bus antar kota, dalam kota, pengemudi ojek online, dan pengemudi angkot. Selain mereka tidak dapat kerja di rumah, mereka sangat mudah terpapar virus.

Sudah ada beberapa pengemudi menjadi orang-orang ODP karena pernah membawa penumpang positif Covid-19. Tentu buat kalian yang berprofesi sebagai pengemudi, harus tetap berhati-hati dalam menjaga kesehatan dan membawa penumpang.

Kurir

Photo by freepik from Freepik.com

Kurir menjadi sekian profesi yang tidak boleh ikutan untuk WFH. Kalo kurir WFH, bisa-bisa paket pesanan kamu tidak bisa datang loh. Selain tidak bisa WFH, kurir menjadi orang yang paling rentan terkena Covid-19. Mereka sangat mudah terkena, karena akan bertemu banyak orang, yang tentunya para kurir tidak tahu kondisi kesehatan sih orang yang ia temui, membuat kurir menjadi salah satu profesi yang rentan terpapar corona.

Polisi dan Tentara

Photo by Gregg Vigliotti from Nytimes.com

Selain kelima profesi yang telah disebutkan di atas, ada profesi yang tidak mungkin mereka lakukan WFH. Paling tidak, mereka selalu bergantian dengan rekan-rekan seprofesi. Mereka-mereka ini adalah para polisi dan tentara. Mereka menjaga keamanan untuk kita semua.

Di Negara-negara lain yang sudah melakukan lockdown, polisi dan tentara menjadi petugas yang menjaga perbatasan setiap kota atau batas Negara yang melakukan lockdown. Mereka tidak akan mengetahui mengenai apakah akan berjumpa dengan orang-orang yang sudah terpapar Corona.

Pedagang Eceran

Profesi terakhir yang tidak mungkin melakukan WFH adalah para pedagang eceran di pasar atau di jalanan. Jika mereka tidak berdagang, tentu mereka tidak akan memiliki penghasilan. Hal ini membuat para pedagang eceran tidak mungkin bekerja di rumah.

Mereka lebih memilih untuk tetap berdagang, demi mendapatkan uang untuk makan mereka sehari-hari. Jika karyawan, meski kerja di rumah, mereka akan tetap mendapatkan bayaran dari gaji yang dibayarkan perusahaan.

Meskipun pemerintah telah menganjurkan untuk bekerja di rumah. Tetapi mereka semua tidak dapat bekerja di rumah. Karena tugas yang memang tidak bisa mereka tinggalkan begitu saja.

Buat kalian yang sudah dapat WFH, tetapi merasa bahwa pekerjaan Anda masih memiliki cukup banyak waktu tentu ini Anda bisa melakukan pekerjaan tambahan lainnya. Salah satu pekerjaan yang bisa Anda lakukan dari rumah menjadi Accurate Digital Partner.

Mau tahu lebih lanjut apa itu Accurate Digital Partner? Langsung aja Anda klik banner dibawah ini. Nanti Anda akan mengetahui apa itu Accurate Digital Partner. Apa saja keuntungan, serta berapa komisi yang bisa Anda dapatkan setiap harinya.

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment