Pengen Punya Uang Tambahan, 7 Tips Membagi Waktu Menjadi Karyawan dan Berbisnis

Sudah kerja dari pagi sampai malam, masih merasa gaji tidak cukup. Rasanya pengen buka usaha untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Ketika ide sudah ada modal sudah siap, sekarang memikirkan mengenai waktu untuk mengurus bisnis. Bagaimana tips membagi waktu menjadi karyawan dan berbisnis bisa dilakukan?

Meskipun Anda tampak sibuk dan lebih banyak menghabiskan waktu di lokasi kerja. Bukan berarti hal itu menghambat Anda untuk tetap bisa memulai bisnis. Anda masih bisa memiliki waktu untuk mengurus bisnis, saat weekend ataupun saat waktu senggang dari bekerja.

Meskipun Anda akan menambah kesibukan. Mungkin juga, jam tidur Anda akan berkurang lebih banyak. Tetapi penghasilan Anda juga akan bertambah banyak. Bahkan banyak pekerja yang ternyata keuntungan berbisnis lebih besar dibandingkan mereka bekerja. Nah kira-kira bagaimana membagi waktu antara pekerjaan dengan berbisnis.

Membagi Waktu menjadi karyawan dan Berbisnis

Buat To Do List

Anda bisa membuat to do list antara membagi pekerjaan dengan mengurus bisnis. Buatlah to do list harian, mingguan, hingga to do list bulanan. Mengapa perlu melakukan ini? Karena Anda akan memikul dua tanggung jawab besar. Sehingga membuat Anda untuk bisa membawa keduanya tercapai.

Mulailah untuk mencatat to do list harian. Dari jam berapa hingga jam berapa Anda harus meluangkan waktu untuk bisnis Anda. Dan setiap hari apa saja Anda bisa mengurus bisnis tersebut. Sehingga Anda tidak akan bingung apa yang harus Anda kerjakan dahulu.

Dengan adanya to do list, akan membantu Anda untuk mengetahui apa yang menjadi prioritas Anda. Serta bisa mengetahui mana yang penting dan mana yang tidak penting untuk segera dilakukan. Dengan begitu Anda bisa mencoret setiap hari to do list yang Anda miliki.

Memang di awal tidak akan berjalan sempurna. Tetapi seiring berjalannya waktu, Anda akan mengetahui bagaimana caranya memilih to do list.

Mulai Dengan Bisnis yang Anda Kuasai

Ketika Anda masih bekerja di perusahaan dan ingin memiliki bisnis, Anda bisa memulai dengan bisnis yang Anda kuasai. Atau Anda juga bisa memulai bisnis yang berkaitan dengan perusahaan Anda. Sehingga bisnis masih bisa terkontrol.

Misal, perusahaan Anda sering mengirimkan produk yang dimiliki ke seluruh kota menggunakan jasa ekspedisi. Mungkin Anda bisa membuka jasa ekspedisi untuk bisnis Anda. Ketika perusahaan Anda ingin mengirimkan produknya ke kota lain, Anda bisa menawarkan menggunakan ekspedisi yang Anda miliki.

Hal diatas hanya sebuah contoh, Anda bisa juga memulai bisnis sesuai dengan kemampuan yang Anda miliki. MIsal Anda seorang akuntan, Anda bisa memulai bisnis sebagai konsultan akuntansi. Jika ada yang ingin membeli software akuntansi, Anda bisa menawarkan produk akuntansi tersebut dengan bergabung menjadi Accurate Digital Partner (ADP) sebagai mitra resmi pemasaran Accurate Online. Anda bisa mendapatkan hasil cukup besar ketika Anda berhasil menjualkan produk Accurate Online. Anda bisa mendapatkan Rp 400 ribu setiap closing. Lumayan bukan?

Mulai Dengan Bisnis yang Tidak Padat Modal

Ketika Anda ingin berbisnis, mulai lah dengan bisnis dengan modal kecil. Tidak perlu berbisnis dengan modal besar. Tetapi Anda bisa memulai dengan modal kecil. Agar stabilitas keuangan Anda tetap stabil. Karena untuk modal bisnis, tentu Anda hanya mengandalkan dari gaji Anda.

Contoh bisnis ini, seperti bisnis pakaian, makanan, kosmetik, atau Anda bisa memulai bisnis sembako dengan risiko yang tidak besar juga. Dengan bisnis modal kecil, ketika Anda mengalami kerugian Anda tidak akan mengalami kerugian yang besar. Berhubung Anda masih berstatus sebagai karyawan, mungkin fokus Anda pun tidak akan sepenuhnya ke bisnis. Apa lagi jika bisnis belum menghasilkan untung yang lumayan.

Luangkan Waktu Saat Weekend & Tanggal Merah

Saat weekend merupakan waktu terbaik untuk mengurus bisnis sampingan yang Anda miliki. Mengapa, karena ini adalah waktu produktif bagi Anda dalam mengurus bisnis. Sebab, di weekend Anda tidak akan terbebani oleh tanggung jawab untuk mengurus pekerjaan kantor.

Weekend menjadi hari yang bisa Anda lakukan untuk mengurus bisnis sampingan. Apa rencana Anda kedepan, maka Anda bisa menggunakan waktu weekend Anda untuk fokus pada bisnis sampingan yang Anda miliki saat ini. Benahilah apa yang masih kurang dan apa yang ingin Anda lakukan.

Fokus Salah Satu

Kebiasaan seseorang yang bekerja dan juga berbisnis adalah fokus mengerjakan keduanya. Ketika di kantor, terkadang Anda mencuri-curi waktu mengurus bisnis. Dan sebaliknya, ketika harus mengurus bisnis Anda malah mengerjakan pekerjaan kantor. Hal ini lah yang membuat banyak pebisnis gagal dalam mengerjakan keduanya.

Ketika gagal, karena ketawan oleh atasan mengurus bisnis ketika bekerja. Anda bisa mendapat sanksi hingga pemecatan. Ketika bisnis Anda berada pada titik terendah, Anda bisa mengalami kerugian hingga kebangkrutan dalam berbisnis. Cobalah untuk membagi fokus antara keduanya. Sehingga bisnis dan pekerjaan tetap dapat dilakukan secara bersama-sama.

Pekerjakan Seorang yang Dipercaya

Daripada keduanya tidak terpegang dengan baik. Untuk bisnis, Anda bisa mencari seorang pegawai untuk mengelola bisnis Anda. Anda bisa mencari seorang pegawai untuk bekerja dengan Anda. Dengan begitu, Anda bisa fokus dalam bekerja serta bisnis biarkan dijalankan oleh orang yang Anda percaya dan Anda cukup memantau keduanya.

Jika Anda memiliki bisnis online, Anda bisa meminta bantuan kepada teman, rekan atau saudara untuk membantu bisnis Anda. Sehingga bisnis Anda bisa berjalan dengan lancar dan bisnis bisa berjalan dengan baik.

Jangan Lupa Istirahat

Hal kedua yang harus Anda lakukan ketika melakukan aktivitas kantor dan bisnis sampingan, jangan lupa untuk tetap beristirahat dan meluangkan waktu untuk keluarga. Meskipun Anda melakukan dua aktivitas sekaligus, Anda tidak boleh untuk melupakan keluarga. Mereka juga tetap membutuhkan perhatian Anda. Itulah beberapa tips membagi waktu menjadi karyawan dan berbisnis yang bisa dilakukan.

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment