29.3 C
Jakarta
April 22, 2021
Insight

Yuk Berubah, 6 Langkah Sederhana Berhenti Menjadi Pemalas

e-book

Kita semua pernah merasakan satu waktu yang kurang nafsu dalam melakukan berbagai hal, biasa kita sebut itu adalah “malas”. Sifat malas memang bisa menyerang siapa saja dan kapan saja. Terkadang rasa malas muncul di saat-saat tertentu, tetapi rasa malas kadang menjadi lebih sering dan bertahan dalam jangka waktu yang lama. Membuat diri kita tak berhenti menjadi pemalas.

Rasa malas memang sesuatu yang manusiawi, setiap orang pernah dan akan mengalaminya. Meskipun manusiawi, tetapi rasa malas tidak boleh selalu menjadi hambatan Anda untuk selalu berkarya serta dan melakukan berbagai aktivitas untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Sebab, itu akan membawa Anda pada kerugian dalam jangka panjang.

Baca Juga : Hilangkan Sikap Foya Dengan 8 Cara Bijak Menghabiskan Uang

Lalu, bagaimana berhenti menjadi pemalas? Pertanyaan Anda akan kita ulas dan bahas sebentar lagi. Semoga hal-hal dibawah ini akan membantu Anda menjadi orang-orang yang produktif dan berenergi.

Kenali Diri Anda

Rasa malas kadang muncul ketika Anda tidak mengenali siapa Anda. Kita semua memiliki perasaan ingin menjadi apa, berperilaku seperti apa, tujuan yang ingin dicapai, dan bagaimana kita ingin tampil di lingkungan. Anda perlu memahami tentang Ideal Self.

Ideal self merupakan konsep mengenai diri kita. Bagaimana Anda melihat, bertindak, dan merasa melakukan yang terbaik. Ideal self sering menjadi penggambaran tentang sikap produktivitas dan pencapaian dari sebuah tujuan yang ingin kita lakukan. Biasanya sikap tersebut membawa pada citra diri positif.

Sayangnya, kesibukan yang kita jalani membuat kita lupa untuk melakukan refleksi diri. Membawa diri kita pada kekacauan diri sendiri. Anda harus bisa mengenali diri Anda dan sikap apa yang harus Anda lakukan untuk bisa membawa diri Anda menjadi lebih baik.

Ketahui Apa yang menyebabkan Anda malas. Jika Anda merasa malas dan tidak produktif, Anda tidak sendiri. Hampir 80% orang-orang diluar sana, gagal memenuhi resolusi tahunan mereka. Pertanyaannya, apa yang membuat Anda tetap produktif dan bekerja demi mencapai tujuan yang Anda inginkan?

Meninggalkan Kebiasaan Lama

Agar Anda membuat kemajuan nyata dan keluar dari rasa malas, ada satu hal yang harus Anda tanyakan pada diri sendiri. Apa yang membuat Anda malas dan kurang produktif dari apa yang telah Anda lakukan. Mungkin, hal itu dipengaruhi oleh kebiasaan lama yang tidak mampu membantu Anda meningkatkan produktivitas dan mencapai tujuan yang Anda inginkan.

Berikut beberapa hal yang membuat diri Anda merasa tidak mampu mencapai tujuan yang diinginkan, sehingga membuat diri Anda merasa malas dan tidak melakukan segala aktivitas dengan produktif.

Jika ada daftar yang sesuai dengan apa yang Anda rasakan, tidak perlu khawatir. Karena Anda tidak sendirian.

Anda membuat Tujuan terlalu tinggi dan sulit

Semua orang ingin mencapai tingkat tertinggi dalam hidupnya, tetapi kita semua hanya ingin melakukannya secara instan. Hingga lupa berapa banyak usaha dan waktu yang harus dihabiskan untuk sampai ke puncak? Tentu butuh waktu yang lama.

Terkadang kita bukan malas, tetapi karena salah menghitung jumlah waktu dan usaha yang harusnya kita habiskan.

Mengharapkan Menjadi Sempurna

Saat kita memiliki impian untuk mengharapkan sesuatu. Kita selalu berpikir, menuju kesana dengan jalan mulus dan konsisten. Karena kita telah memahami semua teori. Tetapi kenyataannya, jalan menuju tujuan penuh dengan tikungan, belokan, dan kemerosotan.

Bagaimana berhenti menjadi pemalas? Tak perlu menjadi orang yang paling sempurna.

Dengarkan Kata Batin

Rasa malas sering muncul akibat dari kata-kata batin yang keluar dari dalam hati. Saat Anda melakukan intropeksi atau perenungan sendiri, dalam hati Anda muncul pernyataan negatif dan kritis saja. Tetapi Anda tidak mencoba berusaha untuk mengeluarkan pernyataan positif. Maksimalkan pada kekuatan dan atribut positif yang bisa membantu Anda mencapai tujuan dan keluar dari zona malas.

Kritik Orang Lain

Menghilangkan Sifat Malas

Bagaimana berhenti menjadi pemalas? Mungkin, salah satu penyebab Anda lelah, akibat dari kritik negatif orang lain yang Anda anggap kritik tersebut benar. Menuju ke puncak, Anda akan banyak menghampiri ujian dan cobaan. Bahkan ujian dan cobaan tersebut, terkadang muncul dari orang-orang terdekat Anda. Pernyataan orang tersebut membuat Anda merasa ragu dan putus asa.

Tidak Ada Rencana

Salah satu hal yang membuat kita bersikap malas dan tidak produktif, disebabkan oleh tidak adanya rencana dalam hidup untuk menggapai cita-cita. Kegembiraan dengan sesuatu yang baru dan dianggap benar, membuat Anda bergerak lebih cepat dan semangat, tetapi menyebabkan Anda kewalahan karena terlalu cepat.

Tentunya Anda masih memiliki kesempatan dalam membalikan keadaan diatas dengan tetap pada apa yang menjadi tujuan Anda:

Mulailah dari hal kecil: Anda tetap bisa menuju tujuan Anda, buatlah setiap tujuan menjadi kecil dan membuat Anda lebih temotivasi meskipun harus berjalan perlahan.

Luangkan Waktu untuk Membuat Rencana: Cobalah untuk duduk dan renungkan keinginan dan tujuan Anda, pertimbangkan langkah-langkah kecil, bersikap realistis tentang jumlah waktu, uang, usaha, bantuan, dan faktor lain.

Fokus Pada Kekuatan Anda: Apakah Anda selalu sulit dalam memikirkan kekuatan yang ada dalam diri Anda? Renungkan kekuatan apa yang Anda miliki dan Anda anggap itu bisa membantu Anda terhindar dari rasa malas.

Rayakan Kemenangan Kecil: Meski Anda berhasil melakukan sesuatu hal kecil dan berhasil, rayakanlah. Jadikan hal tersebut sebagai motivasi untuk terus bergerak maju.

Fokus Pada Kesehatan

Kesehatan sering kali dilupakan ketika ingin mencapai tujuan. Bagaimana berhenti menjadi pemalas, satu cara yang bisa dilakukan dengan mudah adalah tetap menjaga kesehatan fisik Anda. Menjaga kesehatan fisik mampu menyiapkan panggung untuk peningkatan energi untuk memungkinkan Anda mewujudkan perubahan positif pada diri Anda sendiri.

Baca Juga : Jangan Kebalik! Ini Loh Cara Membedakan Antara Kebutuhan dan Keinginan yang Jarang Diketahui

Salah satu cara untuk menjaga kesehatan adalah dengan mengkonsumsi makanan-makanan sehat dan penuh gizi. Ada banyak makanan yang bisa membantu Anda dalam meningkatkan kadar energi dalam diri. Sehingga Anda bisa lebih produktif dalam menjalani hari-hari Anda.

Melakukan Hal Menyenangkan

Menghilangkan sifat sering malas

“Bagaimana menghilangkan rasa malas?” Mungkin Anda juga harus mengetahui terlebih dahulu apa yang menyebabkan rasa “malas” itu muncul pada Anda? Mungkin Anda lelah, karena selalu melakukan rutinitas yang sama. Cobalah untuk meninggalkan sejenak pekerjaan dan aktivitas Anda. Bisa jadi, kelelahan yang terjadi pada Anda karena kondisi Anda yang memaksakan diri tanpa henti untuk mencapai tujuan.

Anda bisa melakukan beberapa aktivitas berikut ini untuk menyenangkan diri Anda, seperti:

  • Berjalan ke alam
  • Jogging bersama teman
  • Mendaki gunung
  • Bermain ke air terjun
  • Mengikuti yoga
  • Melakukan meditasi
  • Traveling sejenak

Pola Tidur

Rasa malas muncul ketika energi tubuh tidak lagi bersemangat dalam melakukan aktivitas. Kalau sudah seperti ini, jangan memaksakan diri. Kelelahan mungkin akan membuat diri Anda tidak produktif. Anda bisa mencoba untuk melakukan berbagai hal yang lebih produktif untuk memunculkan energi pada diri Anda.

Coba aturlah pola tidur, dengan:

  • Jangan terlalu sering begadang
  • Maksimalkan untuk istirahat selama 7-8 jam setiap malam
  • Lakukan tidur di waktu yang sama secara konsisten
  • Batasi bermain gadget satu jam sebelum tidur
  • Kurangi asupan kafein setelah makan siang
  • Tidur siang 15-20 menit

Lakukan Manajemen Stress

Jadwal yang dilakukan secara rutin dan terus menerus, dengan berbagai tuntutan yang dibebankan kepada kita, di berbagai kehidupan, dapat membuat energi terkuras secara fisik dan emosional. Disaat seperti ini, Anda akan sulit mengambil langkah yang tepat dan keputusan efektif.

“Perasaan lelah bisa membuat kita merasa malas, sebenarnya kita stress dan kewalahanan”

Bagaimana mengelola stress:

  • Jadwalkan olahraga setiap hari, meski hanya 10-15 menit
  • Temukan alasan untuk selalu tersenyum dan tertawa
  • Tingkatkan dukungan sosial
  • Meditasi dan selalu berdoa

Elemen penting dari manajemen stress dengan memastikan kita menggunakan waktu dengan bijak. Kadang, kita sulit dalam mengatakan “ya” kepada rekan kerja, pasangan, anak, dan teman, padahal itu akan membuat diri Anda kewalahan. Kenyataannya, Anda tidak akan benar-benar memenuhi komitmen Anda.

Lihatlah dimana Anda paling banyak menghabiskan waktu. Catat setiap tugas yang belum selesai. Pertimbangkan dimana Anda bisa mengatakan “tidak” agar bisa menggunakan waktu untuk memompa energi Anda.

Terakhir

Menghilangkan rasa malas mungkin bisa Anda coba dengan langkah-langkah di atas, jangan pernah samakan tindakan Anda dengan orang lain. Lakukanlah semampu Anda dan dalam porsi yang sesuai. Bagaimana berhenti menjadi pemalas dengan melakukan langkah prioritas dan mengambil langkah tindakan yang konsisten. Hal itulah akan menjadi perubahan jangka panjang dan tidak ada waktu yang lebih baik daripada saat ini untuk mengambil langkah pertama. Siapkah Anda?

Leave a Comment